sahabat...sudah lama saya ngga' bikin 'reportase' perjalanan...maklum lah disamping kesibukan kerjaan yang banyak, juga karena tugas harus 'pergi' lagi 'pergi' lagi...alhamdulillah sekarang menginjakkan kaki di bumi lampung barat, tepatnya di kota LIWA...
hawa sejuk khas pegunungan menyambut kedatangan kami waktu itu, tepat tanggal 30 Juni 2013, 'lahirlah' kami di kota Liwa nan indah. udara sejuk, angin dingin berhembus dan selimut kabut pagi memanjakan diri dengan kesegaran alami...wah, jangan ditanya lagi tentang air nya nan dingin bersih menyegarkan...hehe..ga perlu kulkas...
sementara ini dulu ya sahabat..sekilas liwa...nanti kapan2 insya Alloh upload lagi deh...
Selamat datang diblog sederhana ini, tempat berbagi, saling bertukar informasi dan peluang usaha..semoga bermanfaat
29 Oktober 2013
27 Mei 2013
SEKOLAH UNTUK APA..??
Seputar-indonesia.com – Thursday, 07 July 2011
Sekolah Untuk Apa? – Rhenald Kasali
Beberapa hari ini kita membaca berita
betapa sulitnya anak-anak mencari sekolah.Masuk universitas pilihan
susahnya setengah mati. Kalaupun diterima, bak lolos dari lubang jarum.
Sudah masuk ternyata banyak yang ”salah kamar”.
Sudah sering saya mengajak dialog
mahasiswa yang bermasalah dalam perkuliahan, yang begitu digali selalu
mengatakan mereka masuk jurusan yang salah. Demikianlah, diterima di
perguruan tinggi negeri (PTN) masalah, tidak diterima juga masalah.
Kalau ada uang bisa kuliah di mana saja.
Bagaimana kalau uang tak ada? Hampir
semua orang ingin menjadi sarjana, bahkan masuk program S-2. Jadi
birokrat atau jenderal pun sekarang banyak yang ingin punya gelar S- 3.
Persoalan seperti itu saya hadapi waktu lulus SMA, 30 tahun lalu, dan
ternyata masih menjadi masalah hari ini.
Sekarang, memilih SMP dan SMA pun sama
sulitnya. Mengapa hanya soal memindahkan anak ke sekolah negeri lain
saja lantaran pindah rumah biayanya begitu besar? Padahal bangku sekolah
masih banyak yang kosong. Masuk sekolah susah, pindah juga sulit,
diterima di perguruan tinggi untung-untungan, cari kerja susahnya minta
ampun.
Lengkap sudah masalah kita. Kalau kita
sepakat sekolah adalah jembatan untuk mengangkat kesejahteraan dan daya
saing bangsa, mengapa dibuat sulit? Lantas apa yang harus dilakukan
orang tua? Jadi sekolah untuk apa di negeri yang serbasulit ini?
Kesadaran Membangun SDM
Lebih dari 25 tahun yang lalu, saat
berkuasa, Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad sadar betul
pentingnya pembangunan sumber daya manusia (SDM). Dia pun mengirim
puluhan ribu sarjana mengambil gelar S-2 dan S-3 ke berbagai negara
maju.
Hal serupa juga dilakukan China. Tidak
sampai 10 tahun,lulusan terbaik itu sudah siap mengisi perekonomian
negara. Hasilnya Anda bisa lihat sekarang. BUMN di negara itu dipimpin
orang-orang hebat, demikian pula perusahaan swasta dan birokrasinya.
Perubahan bukan hanya sampai di situ.
Orang-orang muda yang kembali ke
negerinya secara masif me-reform sistem pendidikan. Tradisi lama yang
terlalu kognitif dibongkar. Old ways teaching yang terlalu berpusat pada
guru dan papan tulis,serta peran brain memory (hafalan dan rumus) yang
dominan mulai ditinggalkan.
Mereka membongkar kurikulum, memperbaiki
metode pengajaran, dan seterusnya.Tak mengherankan kalau sekolahsekolah
di berbagai belahan dunia pun mulai berubah. Di negeri Belanda saya
sempat terbengong-bengong menyaksikan bagaimana universitas seterkenal
Erasmus begitu mudah menerima mahasiswa.
”Semua warga negara punya hak untuk
mendapat pendidikan yang layak, jadi mereka yang mendaftar harus kami
terima,” ujar seorang dekan di Erasmus. Beda benar dengan universitas
negeri kita yang diberi privilege untuk mencari dan mendapatkan lulusan
SLTA yang terbaik.
Seleksinya sangat ketat. Lantas
bagaimana membangun bangsa dari lulusan yang asal masuk ini? ”Mudah
saja,” ujar dekan itu. ”Kita potong di tahun kedua. Masuk tahun kedua,
angka drop out tinggi sekali. Di sinilah kita baru bicara kualitas,
sebab walaupun semua orang bicara hak, soal kemampuan dan minat bisa
membuat masa depan berbeda,”ujarnya.
Hal senada juga saya saksikan hari-hari
ini di Selandia Baru. Meski murid-murid yang kuliah sudah dipersiapkan
sejak di tingkat SLTA, angka drop out mahasiswa tahun pertama cukup
tinggi.Mereka pindah ke politeknik yang hanya butuh satu tahun kuliah.
Yang lebih mengejutkan saya adalah saat memindahkan anak bersekolah di
tingkat SLTA di Selandia Baru.
Sekolah yang kami tuju tentu saja
sekolah yang terbaik, masuk dalam 10 besar nasional dengan fasilitas dan
guru yang baik. Saya menghabiskan waktu beberapa hari untuk
mewawancarai lulusan sekolah itu masing-masing, ikut tour keliling
sekolah, menanyakan kurikulum dan mengintip bagaimana pelajaran
diajarkan.
Di luar dugaan saya,pindah sekolah ke
sini pun ternyata begitu mudah. Sudah lama saya gelisah dengan metode
pembelajaran di sekolah-sekolah kita yang terlalu kognitif, dengan
guruguru yang merasa hebat kalau muridnya bisa dapat nilai ratarata di
atas 80 (betapapun stresnya mereka) dan sebaliknya memandang rendah
terhadap murid aktif, namun tak menguasai semua subjek.
Potensi anak hanya dilihat dari nilai,
yang merupakan cerminan kemampuan mengopi isi buku dan catatan. Entah di
mana keguruan itu muncul kalau sekolah tak mengajarkan critical
thinking. Kita mengkritik lulusan yang biasa membebek, tapi tak berhenti
menciptakan bebek-bebek dogmatik.
Kalau lulusannya mudah diterima di
sekolah yang baik di luar negeri,mungkin guruguru kita akan menganggap
sekolahnya begitu bagus. Mohon maaf, ternyata tidak demikian. Jangankan
dibaca, diminta transkrip nilainya pun tidak. Maka jangan heran, anak
dari daerah terpencil pun di Indonesia, bisa dengan mudah diterima di
sekolah yang baik di luar negeri.
Bahkan tanpa tes. Apa yang membuat
demikian? ”Undang-undang menjamin semua orang punya hak yang sama untuk
belajar,” ujar seorang guru di Selandia Baru. Lantas, bukankah kualitas
lulusan ditentukan input-nya? ”Itu ada benarnya, tapi bukan
segala-galanya,” ujar putra sulung saya yang kuliah di Auckland
University tahun ketiga.
Maksudnya,tes masuk tetap ada,tetapi
hanya dipakai untuk penempatan dan kualifikasi. Di tingkat SLTA, mereka
hanya diwajibkan mengambil dua mata pelajaran wajib (compulsory) yaitu
Matematika dan Bahasa Inggris. Pada dua mata pelajaran ini pun mereka
punya tiga kategori: akselerasi, rata-rata, dan yang masih butuh
bimbingan.
Sekolah dilarang hanya menerima anakanak
bernilai akademik tinggi karena dapat menimbulkan guncangan karakter
pada masa depan anak, khususnya sifat-sifat superioritas, arogansi, dan
kurang empati. Mereka hanya super di kedua kelas itu, di kelas lain
mereka berbaur.
Dan belum tentu superior di kelas lain
karena pengajaran tidak hanya diberikan secara kognitif. Selebihnya,
hanya ada empat mata pelajaran pilihan lain yang disesuaikan dengan
tujuan masa depan masingmasing. Bagi mereka yang bercita- cita menjadi
dokter, biologi dan ilmu kimia wajib dikuasai.
Bagi yang akan menjadi insinyur wajib
menguasai fisika dan kimia. Sedangkan bagi yang ingin menjadi ekonom
wajib mendalami accounting, statistik,dan ekonomi. Anak-anak yang ingin
menjadi ekonom tak perlu belajar biologi dan fisika. Beda benar dengan
anak-anak kita yang harus mengambil 16 mata pelajaran di tingkat SLTA di
sini, dan semuanya diwajibkan lulus di atas kriteria ketuntasan minimal
(KKM).
Bayangkan, bukankah citacita pembuat
kurikulum itu orangnya hebat sekali? Mungkin dia manusia super.Seorang
lulusan SLTA tahun pertama harus menguasai empat bidang sains
(biologi,ilmu kimia, fisika, dan matematika), lalu tiga bahasa (Bahasa
Indonesia, Inggris, dan satu bahasa lain), ditambah PPKN, sejarah,
sosiologi, ekonomi, agama, geografi, kesenian, olahraga, dan komputer.
Hebat sekali bukan? Tidak mengherankan
kalau sekolah menjadi sangat menakutkan, stressful, banyak korban
kesurupan, terbiasa mencontek, dan sebagainya. Harus diakui kurikulum
SLTA kita sangat berat. Seperti kurikulum program S-1 20 tahun lalu yang
sejajar dengan program S-1 yang digabung hingga S-3 di Amerika.
Setelah direformasi, kini anak-anak kita
bisa lulus sarjana tiga tahun. Padahal dulu butuh lima tahun. Dulu
program doktor menyelesaikan di atas 100 SKS, sehingga hampir tak ada
yang lulus. Kini seseorang bisa lulus doktor dalam tiga tahun. Anda bisa
saja mengatakan, dulu kita juga demikian, tapi tak ada masalah kok!
Di mana masalahnya? Masalahnya, saat ini
banyak hal telah berubah. Teknologi telah mengubah banyak hal, anakanak
kita dikepung informasi yang lebih bersifat pendalaman dan banyak
pilihan, tapi datang dengan lebih menyenangkan. Belajar bukan hanya dari
guru, melainkan dari segala resources.
Ilmu belajar menjadi lebih penting dari
apa yang dipelajari itu sendiri,sehingga diperlukan lebih dari seorang
pengajar, yaitu pendidik. Guru tak bisa lagi memberikan semua isi buku
untuk dihafalkan, tetapi guru dituntut memberikan bagaimana hidup tanpa
guru, lifelong learning.
Saya saksikan metode belajar telah jauh
berubah. Seorang guru di West Lake Boys School di Auckland mengatakan,
”Kami sudah meninggalkan old ways teaching sejak 10 tahun lalu. Maka
itu, sekolah sekarang harus memberikan lebih banyak pilihan daripada
paksaan. Percuma memberi banyak pengetahuan kalau tak bisa dikunyah.
Guru kami ubah,metode diperbarui,fasilitas baru dibangun,” ujar seorang
guru.
Masih banyak yang ingin saya
diskusikan,tapi sampai di sini ada baiknya kita berefleksi sejenak.
Untuk apa kita menciptakan sekolah dan untuk apa kita bersekolah?
Mudahmudahan kita bisa mendiskusikan lebih dalam minggu depan dan semoga
anak-anak kita mendapatkan masa depan yang lebih baik.
RHENALD KASALI Ketua Program MM UI
Sumber: http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/411134/http://purwo.com/2011/08/13/sekolah-untuk-apa.html
24 Mei 2013
TITIK BEKAM DIABET
Titik Bekam Diabetes (Kencing Manis) – Dalam dunia
medis, penyakit diabetes atau kencing manis tidak bisa disembuhkan,
alias cuma bisa di pertahankan agar tidak kronis. Sedang dalam Islam ada
hadits ”Setiap kali Allah menurunkan penyakit, Allah pasti
menurunkan penyembuhnya. Hanya ada orang yang mengetahuinya dan ada yang
tidak mengetahuinya.”(Abu Daud dan At-Tirmidzi). Jadi kalau
dokter bilang diabet tidak bisa disembuhkan adalah suatu kebodohan atau
ketidaktahuan saja. Saya sendiri, yang terjun ke dunia pengobatan Islam
mencoba mengumpulkan data-data orang yang sembuh dari diabet “tanpa
minum obat”. Dan alhamdulillah saya menemui 5 orang.
Ada seorang penerbit buku, yang mengindap diabates, gula darah (glukosa) 500 mg/dl, dia bilang sembuh hanya dengan bekam. Jadi dia bekam badannya sendiri, tanpa mengerti titik bekam diabetes, kini diabet nya normal, gula darah normal, mungkin yang menjadi beda adalah cuma dia agak sering haus saja. Lalu “titik bekam untuk diabetes dimana ?”. Disini akan saya share titik-titik bekam diabetes yang umum dipakai, saya ambil dari referensi beberapa dokter aktifis bekam. Inti dari pengobatan diabetes dengan bekam adalah sebelumnya anda harus meyakinkan bahwa tanpa obat diabetes bisa sembuh, cukup dengan terapi bekam, jinten hitam dan semangat jiwa, olah raga, menjaga pola makan, tidak konsumsi gula putih atau gula pasir, ini sangat membantu. Ada pasien saya yang gula darahnya 350 mg/dl, 1x terapi bekam, minum jinten hitam, olah raga, menjaga makan, 2 minggu setelah terapi bekam, gula darahnya menjadi 126 mg/dl. Cukup cepat bukan ?
Titik-Titik Bekam untuk Diabetes :
Ada seorang penerbit buku, yang mengindap diabates, gula darah (glukosa) 500 mg/dl, dia bilang sembuh hanya dengan bekam. Jadi dia bekam badannya sendiri, tanpa mengerti titik bekam diabetes, kini diabet nya normal, gula darah normal, mungkin yang menjadi beda adalah cuma dia agak sering haus saja. Lalu “titik bekam untuk diabetes dimana ?”. Disini akan saya share titik-titik bekam diabetes yang umum dipakai, saya ambil dari referensi beberapa dokter aktifis bekam. Inti dari pengobatan diabetes dengan bekam adalah sebelumnya anda harus meyakinkan bahwa tanpa obat diabetes bisa sembuh, cukup dengan terapi bekam, jinten hitam dan semangat jiwa, olah raga, menjaga pola makan, tidak konsumsi gula putih atau gula pasir, ini sangat membantu. Ada pasien saya yang gula darahnya 350 mg/dl, 1x terapi bekam, minum jinten hitam, olah raga, menjaga makan, 2 minggu setelah terapi bekam, gula darahnya menjadi 126 mg/dl. Cukup cepat bukan ?
Titik-Titik Bekam untuk Diabetes :
- Titik Kepala (Ummu Mughits) adalah titik 2/3 bagian kepala dari depan.
Menurut dr. Al jufrie bahwa titik bekam kepala ini akan memperbaiki sel
pangkreas yang rusak. Karena pada umumnya orang diabetes mempunyai
ganguan tidak bisa memprosuksi insulin, zat yang mengubah glukosa
menjadi tenaga. Untuk bekam kepala, kebanyakan harus di botak (potong
rambut), maka bertahun-tahun saya berusaha membuat “alat bekam kepala
tanpa cukur” dan akhirnya saya temukan mesin bekam, mesin vacum bekam.
Alat ini cocok untuk membekam kepala, kaki dan area sulit. Alat ini
dilengkapi dengan pengukur tekanan sedot, sehingga tekanan hisap bisa
disesuaikan. Berikut gambar titik bekam diabates kepala :
- Titik Bekam Kahil (pundak), Katifain (kiri-kanan pundak) dan Ginjal (ad Dohru). Fungsi nya adalah membuang toksin atau darah rusak yang ada disekitar organ tersebut. Misal daerah tengkuk (Titik Kaahil) berbentuk
aneh : Hypochromasia, Burr, Target, Crenated, Spherocytes,
Poicilocytes, Shistocytes, Teardropcelles, Acanthocytes. Jadi titik
bekam sunnah Nabi adalah yang terbaik, karena disitu letah sungai-sungai
darah, tempat pertemuan aliran darah. Jadi banyak darah yang
dihasilkan. Berikut ini gambar titik untuk diabetes di daerah punggung :
- Titik belakang lutut, bisa bawah lutut atau atas lutut.
Titik ini adalah titik sunnah Nabi juga. Kadar gula tinggi biasanya
menyerang daerah kaki, maka titik ini mewakili titik pengambilan darah
kotor di kaki. Titik kaki ini adalah titik potensi penyumbatan pada
orang penderita diabetes. Berikut gambar titik bekam untuk diabetes
bagian kaki :
22 Mei 2013
AGAR KERJA PANGKREAS TETAP OKE Dr.Wadda’ A. Umar
Pankreas adalah sebuah kelenjar yang sangat penting bagi tubuh. Namun
ia tidak sepopuler liver, jantung atau ginjal. Ia jarang disebut karena
memang jarang menimbulkan masalah penyakit dibanding dengan organ tubuh
lain. Hanya disebut sesekali saja, meski sesungguhnya pankreas
mempunyai peran yang tidak kecil. Setidaknya untuk fungsi pencernaan.
Pankreas, disebut kelenjar ludah perut adalah kelenjar dari sebuah
sistem pencernaan yang memiliki dua fungsi utama.
Yang pertama, menghasilkan beberapa hormon penting seperti hormon insulin yang dihasilkan sel beta, hormon GHS yang dihasilkan sel epsilon, dan hormon GHIH yang dihasilkan sel delta.
Fungsi yang kedua menghasilkan enzim pencernaan. Enzim yang diproduksi ini berfungsi membantu pencernaan makanan yang kita konsumsi. Ada enzim pemecah karbohidrat, pemecah lemak, dan pemecah protein. Dengan demikian laju metabolisme apa saja makanan yang kita makan, akan lancar prosesnya berkat kehadiran enzim-enzim pankreas. Enzim yang diproduksi dialirkan melalui saluran ke dalam usus dua belas jari. Setelah makanan digiling dan dicampur dengan asam lambung, proses selanjutnya berlangsung di dalam usus duabelas jari sebagai kelanjutan dari lambung sebelum masuk ke usus halus, tempat sebagian besar sari makanan yang sudah diolah menjadi zat gizi yang bisa diserap oleh usus memasuki aliran darah.
Nah, dari fungsi-fungsi pakreas tersebut, yang paling sering disebut-sebut adalah fungsinya yang mengeluarkan hormon insulin, dimana bila fungsi ini terganggu dapat menyebabkan timbulnya kencing manis.
Bila pankreas rusak
Sebenarnya, penyakit atau kerusakan pada pankreas tidak hanya menyebabkan kencing manis saja seperti yang sudah dipahami saat ini. Sebab, setiap terjadi gangguan pada pankreas, apa pun bentuk dan penyebabnya, yang akan muncul tentu gangguan fungsi. Oleh karena fungsi pankreas memproduksi hormon insulin dan enzim perut, maka, gejala dan keluhan yang muncul pun tidak hanya seputar gangguan insulin. Tetapi juga gangguan enzim.
Dari sekian jenis penyakit yang merusak pankreas, paling sering adalah meradangnya kelenjar pankreas. Penyebab peradangan pankreas tidak selalu jelas. Bisa muncul akibat komplikasi virus gondong (mumps, parotitis), gangguan batu empedu, jejas (trauma) sehabis pembedahan perut, pada orang-orang kadar lemak darahnya tinggi (hyperlipidemia), pada orang yang kelenjar anak gondoknya terlalu aktif (hyperparathyroidism), pemakai obat-obat keras dalam jangka waktu lama, serta pada peminum alkohol.
` Bila pankreas rusak, maka mula-mula akan mengenai bagian kelenjar yang memproduksi insulin. Akibatnya, produksi insulin menurun, lalu munculah penyakit kencing manis atau diabetes. Tetapi diabetes ini bukanlah diabetes sejati, melainkan diabetes akibat adanya gangguan pankreas yang biasanya hanya terjadi sementara waktu saja. Karena yang terserang adalah orang yang sesungguhnya tidak berisiko diabetes, maka bila pankreasnya sudah membaik, diabetesnya akan normal kembali.
Kerusakan pankreas selain menyebabkan gangguan insulin, sekaligus bisa menyebabkan gangguan fungsi enzim. Oleh karena salah satu enzim pankreas bersifat menghancurkan protein, maka dengan adanya kerusakan di pankreas, menyebabkan enzim yang tumpah akan merusak jaringan di sekitar rongga perut seperti mengenai selubung rongga perut, lempeng penggantung usus, ginjal, dan limpa. Selain itu, enzim tadi bisa menyebabkan perlukaan pada pembuluh darah, pembentukan kista, pernanahan, dan kematian jaringan.
Pankreas dan diabetes
Diabetes Mellitus (DM), atau penyakit kencing manis, demikian nama lengkap penyakit ini. Tapi, sering disingkat diabetes saja. DM sebenarnya merupakan penyakit akibat gangguan metabolisme. Pada saat metabolisme tubuh dalam kondisi normal, suplai karbohidrat ke dalam tubuh akan langsung diubah menjadi glukosa atau sering disebut sebagai gula. Pada saat yang bersamaan, pankreas juga memproduksi hormon insulin yang kemudian masuk ke dalam aliran darah agar glukosa dapat diubah menjadi energi yang dibutuhkan oleh setiap sel di seluruh bagian tubuh. Bila insulin “mogok’ , maka glukosa atau gula tadi tidak bisa diubah menjadi energi. Akibatnya gula akan menumpuk dalam darah, urin, dan bagian tubuh lainnya. Sehingga tubuh penuh dengan gula, yang disebut kencing manis.
Penyebab tersering dari “mogoknya” pankreas adalah penyusutan sel akibat masalah genetik (keturunan), dan peradangan yang disebabkan oleh serangan virus ke pankreas, khususnya yang menyerang Pulau Langerhans, sehingga pankreas tidak bekerja dengan baik. Pada pasien DM ini, ia memerlukan insulin sepanjang hidupnya. Dalam istilah medis disebut DM tipe I. Umumnya DM tipe I ini muncul pertama ketika penderita masih berusia dibawah 30 tahun.
Penyebab kedua adalah metabolisme yang melambat akibat usia yang mulai tua. Pada kondisi ini pankreas memproduksi insulin dalam jumlah cukup tapi tubuh tidak meresponnya dengan baik. Akibatnya, glukosa tetap saja menumpuk di dalam darah dan urine. Kondisi ini disebut DM tipe II, Biasanya meyerang orang-orang setengah baya atau tua, dimana gaya hidupnya kurang gerak dan banyak makan makanan tinggi kalori serta lemak tapi kurang serat.
Menjaga pankreas
Agar pankreas tetap berfungsi dengan baik, tentu saja faktor-faktor yang bisa mengganggu atau merusak pankreas harus dicegah. Atau bila sudah masuk dalam tubuh harus dibuang(diobati). Bila ada batu di empedu, maka batu empedunya harus diambil, bila lemak darahnya banyak harus diturunkan, bila ada gangguan kelenjar anak gondok harus diatasi, serta bila ada infeksi segera diobati.
Bila penyebabnya obat-obatan seperti golongan thiazide (yang dipakai untuk pengobatan darah tinggi), kortikosteroid, sulfasalazine, maka obat-obat jenis ini perlu disingkirkan agar tidak berulang menimbulkan kekambuhan. Kebiasaan minum alkohol pun perlu dihentikan.
Untuk mencegah agar pankreas tidak rusak, maka perlu menjalani pola hidup sehat, mengontrol kadar lemak dalam darah, menjaga makanan dari bahan makanan tambahan berbahaya dan makanan yang tidak sehat, serta hati-hati dalam meminum obat.. Bekam secara rutin di titik Ginjal atau Tri Energizer sangat bermanfaat. Bisa juga memakai titik general Kahil.http://tabloidbekam.wordpress.com/2012/04/20/agar-kerja-pangkreas-tetap-oke-dr-wadda-a-umar/
Yang pertama, menghasilkan beberapa hormon penting seperti hormon insulin yang dihasilkan sel beta, hormon GHS yang dihasilkan sel epsilon, dan hormon GHIH yang dihasilkan sel delta.
Fungsi yang kedua menghasilkan enzim pencernaan. Enzim yang diproduksi ini berfungsi membantu pencernaan makanan yang kita konsumsi. Ada enzim pemecah karbohidrat, pemecah lemak, dan pemecah protein. Dengan demikian laju metabolisme apa saja makanan yang kita makan, akan lancar prosesnya berkat kehadiran enzim-enzim pankreas. Enzim yang diproduksi dialirkan melalui saluran ke dalam usus dua belas jari. Setelah makanan digiling dan dicampur dengan asam lambung, proses selanjutnya berlangsung di dalam usus duabelas jari sebagai kelanjutan dari lambung sebelum masuk ke usus halus, tempat sebagian besar sari makanan yang sudah diolah menjadi zat gizi yang bisa diserap oleh usus memasuki aliran darah.
Nah, dari fungsi-fungsi pakreas tersebut, yang paling sering disebut-sebut adalah fungsinya yang mengeluarkan hormon insulin, dimana bila fungsi ini terganggu dapat menyebabkan timbulnya kencing manis.
Bila pankreas rusak
Sebenarnya, penyakit atau kerusakan pada pankreas tidak hanya menyebabkan kencing manis saja seperti yang sudah dipahami saat ini. Sebab, setiap terjadi gangguan pada pankreas, apa pun bentuk dan penyebabnya, yang akan muncul tentu gangguan fungsi. Oleh karena fungsi pankreas memproduksi hormon insulin dan enzim perut, maka, gejala dan keluhan yang muncul pun tidak hanya seputar gangguan insulin. Tetapi juga gangguan enzim.
Dari sekian jenis penyakit yang merusak pankreas, paling sering adalah meradangnya kelenjar pankreas. Penyebab peradangan pankreas tidak selalu jelas. Bisa muncul akibat komplikasi virus gondong (mumps, parotitis), gangguan batu empedu, jejas (trauma) sehabis pembedahan perut, pada orang-orang kadar lemak darahnya tinggi (hyperlipidemia), pada orang yang kelenjar anak gondoknya terlalu aktif (hyperparathyroidism), pemakai obat-obat keras dalam jangka waktu lama, serta pada peminum alkohol.
` Bila pankreas rusak, maka mula-mula akan mengenai bagian kelenjar yang memproduksi insulin. Akibatnya, produksi insulin menurun, lalu munculah penyakit kencing manis atau diabetes. Tetapi diabetes ini bukanlah diabetes sejati, melainkan diabetes akibat adanya gangguan pankreas yang biasanya hanya terjadi sementara waktu saja. Karena yang terserang adalah orang yang sesungguhnya tidak berisiko diabetes, maka bila pankreasnya sudah membaik, diabetesnya akan normal kembali.
Kerusakan pankreas selain menyebabkan gangguan insulin, sekaligus bisa menyebabkan gangguan fungsi enzim. Oleh karena salah satu enzim pankreas bersifat menghancurkan protein, maka dengan adanya kerusakan di pankreas, menyebabkan enzim yang tumpah akan merusak jaringan di sekitar rongga perut seperti mengenai selubung rongga perut, lempeng penggantung usus, ginjal, dan limpa. Selain itu, enzim tadi bisa menyebabkan perlukaan pada pembuluh darah, pembentukan kista, pernanahan, dan kematian jaringan.
Pankreas dan diabetes
Diabetes Mellitus (DM), atau penyakit kencing manis, demikian nama lengkap penyakit ini. Tapi, sering disingkat diabetes saja. DM sebenarnya merupakan penyakit akibat gangguan metabolisme. Pada saat metabolisme tubuh dalam kondisi normal, suplai karbohidrat ke dalam tubuh akan langsung diubah menjadi glukosa atau sering disebut sebagai gula. Pada saat yang bersamaan, pankreas juga memproduksi hormon insulin yang kemudian masuk ke dalam aliran darah agar glukosa dapat diubah menjadi energi yang dibutuhkan oleh setiap sel di seluruh bagian tubuh. Bila insulin “mogok’ , maka glukosa atau gula tadi tidak bisa diubah menjadi energi. Akibatnya gula akan menumpuk dalam darah, urin, dan bagian tubuh lainnya. Sehingga tubuh penuh dengan gula, yang disebut kencing manis.
Penyebab tersering dari “mogoknya” pankreas adalah penyusutan sel akibat masalah genetik (keturunan), dan peradangan yang disebabkan oleh serangan virus ke pankreas, khususnya yang menyerang Pulau Langerhans, sehingga pankreas tidak bekerja dengan baik. Pada pasien DM ini, ia memerlukan insulin sepanjang hidupnya. Dalam istilah medis disebut DM tipe I. Umumnya DM tipe I ini muncul pertama ketika penderita masih berusia dibawah 30 tahun.
Penyebab kedua adalah metabolisme yang melambat akibat usia yang mulai tua. Pada kondisi ini pankreas memproduksi insulin dalam jumlah cukup tapi tubuh tidak meresponnya dengan baik. Akibatnya, glukosa tetap saja menumpuk di dalam darah dan urine. Kondisi ini disebut DM tipe II, Biasanya meyerang orang-orang setengah baya atau tua, dimana gaya hidupnya kurang gerak dan banyak makan makanan tinggi kalori serta lemak tapi kurang serat.
Menjaga pankreas
Agar pankreas tetap berfungsi dengan baik, tentu saja faktor-faktor yang bisa mengganggu atau merusak pankreas harus dicegah. Atau bila sudah masuk dalam tubuh harus dibuang(diobati). Bila ada batu di empedu, maka batu empedunya harus diambil, bila lemak darahnya banyak harus diturunkan, bila ada gangguan kelenjar anak gondok harus diatasi, serta bila ada infeksi segera diobati.
Bila penyebabnya obat-obatan seperti golongan thiazide (yang dipakai untuk pengobatan darah tinggi), kortikosteroid, sulfasalazine, maka obat-obat jenis ini perlu disingkirkan agar tidak berulang menimbulkan kekambuhan. Kebiasaan minum alkohol pun perlu dihentikan.
Untuk mencegah agar pankreas tidak rusak, maka perlu menjalani pola hidup sehat, mengontrol kadar lemak dalam darah, menjaga makanan dari bahan makanan tambahan berbahaya dan makanan yang tidak sehat, serta hati-hati dalam meminum obat.. Bekam secara rutin di titik Ginjal atau Tri Energizer sangat bermanfaat. Bisa juga memakai titik general Kahil.http://tabloidbekam.wordpress.com/2012/04/20/agar-kerja-pangkreas-tetap-oke-dr-wadda-a-umar/
19 April 2013
Kondisi darah saat SEDIH, TAKUT, CINTA DAN DOA
Sebuah penelitian
dilakukan oleh pakar EFT (Emotional Freedom Techniques) untuk
menunjukkan bagaimana kondisi darah manusia disaat normal, sedih,
gembira, jatuh cinta dan saat berdoa.
Pakar EFT yang bernama Dr. Felicy tersebut mengambil sampel darah seorang pasien bernama Rebecca, kemudian memotretnya dengan menggunakan "darkfield microscope" yang dihubungkan dengan monitor komputer.
Dan tampaklah perubahan drastis pada darah Rebecca tersebut setiap kali emosinya berubah. Berikut ini adalah foto darah seorang Rebecca sebelum dan sesudah melakukan EFT.
Pakar EFT yang bernama Dr. Felicy tersebut mengambil sampel darah seorang pasien bernama Rebecca, kemudian memotretnya dengan menggunakan "darkfield microscope" yang dihubungkan dengan monitor komputer.
Dan tampaklah perubahan drastis pada darah Rebecca tersebut setiap kali emosinya berubah. Berikut ini adalah foto darah seorang Rebecca sebelum dan sesudah melakukan EFT.
1. Kondisi darah saat sedih
Rebecca melakukan EFT dengan mengundang emosi "sedih" dengan cara
memikirkan saat-saat sedih sampai dia menangis, lalu sang pakar EFT
mengambil sampel darahnya. Kondisi darah saat sedih,Sel darah begerak
cepat dan berbentuk air mata
2. Kondisi darah saat merasakan cinta
2. Kondisi darah saat merasakan cinta
Lalu Rebecca menggunakan EFT untuk mengundang energi "cinta" untuk
memasuki tubuh dan darahnya. Dan seketika darahnya kembali normal, dan
sel-sel darah bergerak dengan indah dan timbul substansi yang berkilauan
dalam cairan darah. Kondisi darah saat merasakan cinta,Sel darah
bergerak pelan dan cenderung berkumpul
3. Kondisi darah saat merasa takut
3. Kondisi darah saat merasa takut
Satu kenyataan menarik pada sampel darah saat "sedih" terjadi perubahan
seperti pada sampel darah saat "merasakan cinta". Jadi walaupun darah
itu sudah meninggalkan tubuh Rebecca ia tetap masih berhubungan dengan
pemiliknya.
Kemudian seorang Rebecca mengundang rasa takut dan memikirkan kejadian menakutkan yang pernah ia alami. Dan sel-sel dalam darahnya bergerak tidak beraturan dengan sangat cepat dan terlihat berjauhan. Mungkin ini adalah akibat dari produksi adrenalin sebagai reaksi normal atas rasa takut. Kondisi darah saat merasa takut,Sel darah bergerak tidak beraturan dan berjauhan dengan sangat cepat
4. Kondisi darah saat berdoa
Kemudian seorang Rebecca mengundang rasa takut dan memikirkan kejadian menakutkan yang pernah ia alami. Dan sel-sel dalam darahnya bergerak tidak beraturan dengan sangat cepat dan terlihat berjauhan. Mungkin ini adalah akibat dari produksi adrenalin sebagai reaksi normal atas rasa takut. Kondisi darah saat merasa takut,Sel darah bergerak tidak beraturan dan berjauhan dengan sangat cepat
4. Kondisi darah saat berdoa
Lalu Rebecca mecoba untuk memikirkan "sifat feminine Tuhan", yang dalam
keyakinan agamanya ia sebut "divine mother", sifat penyayang, penyantun
dan pemelihara. Dan memohon kepada-Nya untuk menyalurkan energi feminine
itu kedalam tubuh dan darahnya. Saat berdoa tersebut, Rebecca merasakan
seperti ini,
"saya merasakan gelombang energi yang begitu besarnya menyelimuti diri saya, saya sampai menangis bahagia karenanya" Saat sampel darah Rebecca diambil setelah berdoa dan merasakan pengalaman religius itu, kemudian dilihatkan dibawah mikroskop yang dihubungkan dengan komputer, semua yang hadir dilaboratorium itu seketika terdiam dan terpana karena melihat kondisi darah yang sama sekali berbeda dengan yang lain.
Kondisi darah saat berdoa,Timbul substansi putih berkilauan, darah bergerak pelan dan sangat teratur. Cairan darahnya sangat cerah, gerakan sel darah sangat tenang seakan bergerak dengan penuh kedamaian, muncul banyak substansi yang berkilauan. Di dalam sel darah terdapat substansi yang bercahaya dan berdenyut seperti denyutan jantung mini.
Jadi setiap inci dari tubuh kita, bahkan darah pun bisa berubah sesuai dengan emosi kita.. so, emosi kita mempengaruhi kesehatan kita juga.
"saya merasakan gelombang energi yang begitu besarnya menyelimuti diri saya, saya sampai menangis bahagia karenanya" Saat sampel darah Rebecca diambil setelah berdoa dan merasakan pengalaman religius itu, kemudian dilihatkan dibawah mikroskop yang dihubungkan dengan komputer, semua yang hadir dilaboratorium itu seketika terdiam dan terpana karena melihat kondisi darah yang sama sekali berbeda dengan yang lain.
Kondisi darah saat berdoa,Timbul substansi putih berkilauan, darah bergerak pelan dan sangat teratur. Cairan darahnya sangat cerah, gerakan sel darah sangat tenang seakan bergerak dengan penuh kedamaian, muncul banyak substansi yang berkilauan. Di dalam sel darah terdapat substansi yang bercahaya dan berdenyut seperti denyutan jantung mini.
Jadi setiap inci dari tubuh kita, bahkan darah pun bisa berubah sesuai dengan emosi kita.. so, emosi kita mempengaruhi kesehatan kita juga.
18 April 2013
RESEP SOTO KUDUS
Bahan:
1 ekor ayam, belah dua
1500 ml air
3 siung bawang putih, iris halus
3 cm jahe, memarkan
2 btg serai, ambil bagian putihnya dan memarkan
3 sdm minyak goring
Haluskan :
5 buah bawang merah
1 sdt ketumbar utuh
½ sdt merica utuh
2 cm kunyit
garam
Pelengkap:
3 sdm bawang goreng
50 gr taoge
1 btg seledri, iris halus
1 bh jeruk nipis, iris 4
3 sdm kecap manis
Cara membuatnya:
Tumis bawang putih hingga harum, masukkan bumbu halus, jahe, dan serai, aduk hingga masak. Masukkan ayam dan aduk terus hingga ayam berubah warna. Tuang air. Masak hingga ayam matang dengan api sedang. Angkat ayam dari panci dan goreng hingga kering. Cabik-cabik ayam dan atur di mangkok bersama pelengkap lainnya. Siram kuah di atasnya dan sajikan.
1 ekor ayam, belah dua
1500 ml air
3 siung bawang putih, iris halus
3 cm jahe, memarkan
2 btg serai, ambil bagian putihnya dan memarkan
3 sdm minyak goring
Haluskan :
5 buah bawang merah
1 sdt ketumbar utuh
½ sdt merica utuh
2 cm kunyit
garam
Pelengkap:
3 sdm bawang goreng
50 gr taoge
1 btg seledri, iris halus
1 bh jeruk nipis, iris 4
3 sdm kecap manis
Cara membuatnya:
Tumis bawang putih hingga harum, masukkan bumbu halus, jahe, dan serai, aduk hingga masak. Masukkan ayam dan aduk terus hingga ayam berubah warna. Tuang air. Masak hingga ayam matang dengan api sedang. Angkat ayam dari panci dan goreng hingga kering. Cabik-cabik ayam dan atur di mangkok bersama pelengkap lainnya. Siram kuah di atasnya dan sajikan.
26 Maret 2013
PELUANG BUDIDAYA PEPAYA CALIFORNIA

Ketika saya jalan-jalan di Pasar Wage (Purwokerto) saya melihat bahwa pepaya ini sangat populer dikalangan konsumen, tidak kalah dengan pepaya bangkok. Pepaya california dijual 4.000/kg sedangkan pepaya bangkok dijual 3.000/kg. Sedangkan di supermarket –khusus buah- (Cherry) pepaya California harganya mencapai 8.000/kg. Wow, pasti pembaca kaget mendengarnya, pepaya California yang dibeli dari petani cuma 2.000/kg bisa dijual mencapai 8.000/kg. Hemm, itulah keunggulan pepaya California dibandingkan pepaya lainnya, dikarenakan untuk saat ini pepaya California adalah komoditi yang bernilai ekonomi tinggi serta primadona di antara jenis pepaya lain di pasaran, khususnya supermarket/hypermarket.
Bagaimana, apakah pembaca berminat membudidayakan pepaya ini? Peluang pasar masih terbuka lebar, dan permintaan pasar akan pasokan pepaya California, khususnya supermarket/hypermarket di kota-kota besar dalam dan luar negeri cukup tinggi. Sementara itu, ketersediaan buah relatif terbatas, karena pepaya unggulan yang kecil mungil ini belum dikenal secara meluas di masyarakat petani. Lalu bagaimana sich cara membudidayakan pepaya ini? Berikut ini cara membudidayakan pepaya california.
Mengenal Pepaya California
Pohon pepaya California lebih pendek dibanding jenis pepaya lain, paling tinggi lebih kurang 2 meter. Daunnya berjari banyak dan memiliki kuncung di permukaan pangkalnya. Buahnya berkulit tebal dan permukaannya rata, dagingnya kenyal, tebal, dan manis rasanya. Bobotnya berkisar antara 600 gram sampai dengan 2 Kg.
Pepaya California tumbuh subur bila ditanam di lahan dengan ketinggian antara 300 hingga 500 meter diatas permukaan laut. Pohon pepaya ditanam dengan jarak dua setengah kali dua meter. Sehingga untuk satu hektar lahan dapat ditanam antara 1500 hingga 1700 pohon papaya.
Budidaya Pepaya California
Setelah pembaca mengenal pepaya California, serta lahan yang ideal untuk menanam pepaya ini, maka hal pertama yang harus dilakukan untuk seseorang yang ingin membudidayakan pepaya California adalah pembibitan.
Pembibitan dilakukan dengan menyemai terlebih dahulu benih pepaya California yang kita miliki. Benih ini bisa kita peroleh dari pepaya California yang sudah tua dan matang kemudian kita ambil bijinya, kemudian dibersihkan selaput yang menempel pada biji, dan dijemur ditempat yang teduh, pepaya ini bisa diperoleh dengan membeli di pasar atau toko buah dengan keteria buah tersebut besar, tidak cacat, tidak terserang hama penyakit dan matang di pohon. Namun, bagi pembaca yang tidak ingin repot, benih pepaya California ini bisa kita beli langsung dari para penjual/perkebunan pepaya california yang biasanya menjual benih dalam bentuk sachet atau botol.
Untuk pembibitan, sebenarnya benih bisa langsung kita tanam baik di pekarangan maupun di perkerbunan, namun pada umumnya para petani tidak langsung ditanam diperkebunan, dengan pertimbangan mempermudah perawatan, dan menghindari ganguan-gangguan.
Sebelum benih dimasukan ke dalam kantong/polibag benih perlu di rendam 1 hari atau cukup semalaman. Benih yang terapung dibuang, benih yang terapung menunjukkan benih kurang berkualitas. Terhadap benih yang telah lama disimpan sebaiknya perlu di berikan tambahan cairan bahan perangsang secukupnya agar cepat tumbuh menjadi kecambah. Bahannya mudah didapat di toko-toko tanaman, harganya pun relatif murah.
Setelah direndam semalaman langsung di bungkus dengan koran atau kandi atau kain atau kaos basah, lalu simpan ditempat yang lembab. Biasanya dalam waktu 1 minggu sudah menampakan menjadi kecambah yang siap di pindahkan ke masing-masing polibag yang telah disediakan. Setelah pohon pepaya berumur kurang lebih 1 bulan, maka pepaya siap ditanam pada lahan/areal perkebunan yang dimiliki. Jarak tanam masing-masing pohon adalah 2 x 2,5 meter. Sebaiknya dilakukan pemupukan terlebih dahulu pada dasar lubang yang telah digali sebelum bibit ditanam.
Setelah bibit pepaya California ditanam, maka kita lakukan pemeliharaan agar pepaya california dapat berbuah secara optimal. Pemeliharaan/perawatan intensif terhadap tanaman pepaya ini dilakukan sejak umur 3 bulan. Pemeliharaan mulai dari pemeliharaan lahan dan pemeliharaan tanaman. Pemeliharaan lahan dengan cara menjaga ketersedian air , kesuburan tanah, maupun dari gangguan gulma, sedangkan pemeliharaan tanaman bisa dilakukan dengan merawat pohon agar tidak terserang hama dan penyakit. Salah satu hal yang penting diperhatikan dalam pemeliharaan ini adalah pemupukan. Jika pemupukan kurang maka pertumbuhan batang tanaman akan terhambat dan hasil buahnya juga kurang manis. Bahkan buah yang belum sempat berkembang bisa saja gugur jika pemupukan terlambat dilakukan. Kalau sudah begitu dapat dipastikan hasil panen tidak bagus dan yang rugi adalah petani pepaya itu sendiri. Pemupukan bisa dilakukan setiap 2-3 bulan sekali dengan menggunakan pupuk organik dan anorganik.
Pohon pepaya California sudah bisa dipanen setelah berumur 7 hingga 9 bulan. Pohonnya dapat berbuah hingga umur empat tahun. Dalam satu bulan bisa dipanen sampai empat kali. Sekali panen, setiap pohon pepaya California dapat menghasilkan 20 hingga 50 buah. Dengan sekali panen setiap minggu bisa mencapai 2 ton per hektar.
Kendala-Kendala
Namun, budidaya pepaya California bukan tanpa kendala. Sebab, pepaya ini lebih rentan terhadap hama dan penyakit, terutama hama ulat, bercak daun dan jamur. Hama menyerang batang, buah dan daunnya. Bercak daun biasanya menyebabkan daun mudah rontok, dan buah pepaya yang terserang jamur biasanya warnanya menjadi putih pucat, kulit buah tampak mengkerut kisut. Untuk mencegah hama ini petani harus memberi pestisida. Pengendaliannya harus terpadu disertai pemberian kompos yang lebih banyak agar pertumbuhan tanaman lebih baik dan tahan terhadap hama dan penyakit.
Untuk mencegah tanaman pepaya agar tidak terkena penyakit, harus dipastikan bahwa tanah yang akan ditanami dengan bibit pilihan harus bebas dari bonggol sisa tanaman sebelumnya. Dengan adanya sisa bonggol tanaman sebelumnya dapat merangsang tumbuhnya jamur yang akan merusak bibit tanaman baru.
Mudah kan?
Bagaimana, apakah pembaca berminat membudidayakan pepaya California? Saya yakin usaha ini apabila ditekuni dengan sungguh-sungguh, maka akan membuahkan hasil/keuntungan yang besar. Wallohu’alam.
Huh, cape juga selama 2 jam menulis, walaupun ada yang copy paste juga sich, hehehe. Tapi, saya tetap semangat untuk mencoba menyusun sebuah artikel yang dapat membantu para pembaca yang ingin mengetahui cara membudidayakan pepaya California. Semoga apa yang saya sampaikan bermanfaat. Amien
Ditulis pada tanggal 19 Oktober 2010, jam 15.30-17.30 WIB, selepas sholat ashar di masjid Baitul Makmur, Grendeng-Purwokerto Utara.
Sumber:
1. http://masjamal.blogdetik.com dengan judul: “Sukses Menanam Pepaya California”.
2. http://www.agrina-online.com dengan judul: “Pepaya California Biar Kecil Bikin Untung”.
3. http://blog.agroprima.com dengan judul: “Budidaya Pepaya California di Lahan Perkebunan”.
4. http://www.agrokatesmandiri.com dengan judul: “Pepaya California”.
5. http://vtrediting.wordpress.com dengan judul: “Budidaya Pepaya California”.
Langganan:
Postingan (Atom)