Selamat datang diblog sederhana ini, tempat berbagi, saling bertukar informasi dan peluang usaha..semoga bermanfaat

18 Oktober 2017

HATI-HATI DENGAN GULA PASIR

Konsumsi gula berlebih bisa meningkatkan berat badan. Hal itu memang jelas. Namun ada banyak ancaman lain dari gula bagi kesehatan tubuh. Apa saja? Simak selengkapnya seperti yang dilansir dari Huffington Post berikut ini.
Resiko Penyakit Jantung
Sebuah penelitian baru-baru ini menyebutkan bahwa konsumsi gula berlebih mampu mengganggu mekanisme jantung dalam memompa darah. Sehingga jika hal itu dibiarkan, gula sama saja dengan meningkatkan risiko gagal jantung.
promo
Kegemukan
Kasus obesitas semakin meningkat karena banyak orang menjalani gaya hidup yang tidak sehat, salah satunya adalah konsumsi gula berlebihan. Gula memang berperan sebagai salah satu penyebab utama lemak tertimbun di lingkar pinggang dan perut.
Pembunuh diam-diam
Bukan cuma garam dan tekanan darah tinggi yang bisa membunuh diam-diam, gula juga sama. Sebab ketika orang mengalami kegemukan akibat gula, sebagian besar dari mereka menganggapnya wajar. Padahal jika dibiarkan, ada banyak penyakit yang mengancam.
Resiko Kanker
Konsumsi gula dalam jumlah tinggi sama dengan kesempatan bertahan hidup yang relatif rendah bagi para penderita kanker, khususnya kanker payudara dan kanker usus besar.
Kecanduan/Ketergantungan
Sifat gula begitu buruk, hampir sama dengan alkohol yang bisa membuat seseorang kecanduan. Ketika gula ditinggalkan, ‘pecandu’ akan terus merasa lapar dan ingin makan gula lagi.
Menurunkan Fungsi Hati
Penelitian lain tahun lalu juga membuktikan bahwa gula dan alkohol punya efek yang sama bagi hati, yaitu bersifat racun. Fungsi hati bahkan bisa mengalami gangguan dan kerusakan akibat konsumsi gula berlebihan.
Otak
Bahaya lain dari gula bagi kesehatan tubuh bisa dilihat dari kondisi otak. Sebuah penelitian pada tahun 2009 pun membuktikan kalau konsumsi gula berlebih berkaitan erat penuaan sel-sel dalam otak.
Resiko Penyakit Diabetes
Inilah bahaya gula yang paling sering disebutkan oleh para ahli, diabetes. Gula berlebih mengganggu sistem insulin, sehingga konsumsinya yang tidak dikontrol mampu meningkatkan diabetes tipe 2.
Hasil riset yang dikeluarkan sebuah jurnal kesehatan menyebutkan kadar glycemic index (GI ukuran untuk mengukur dampak negatif makanan dalam gula darah) yang rendah pada madu memperlambat penyerapan gula dalam darah.
Itulah berbagai bahaya gula bagi kesehatan tubuh. Saatnya Anda mulai beralih menggunakan Madu Sehat sebagai pengganti gula.
?????????
Madu Sehat
1. Madu Sehat sudah teruji selama hampir 10 tahun digunakan d Klinik Sehat sebagai terapi penggobatan beberapa penyakit: ISPA (batuk-pilek), Membantu menurunkan demam, Thypus, Influenza, Konstipasi, Gangguan Pencernaan, Lever, Anemia, Diare, Luka Bakar, Luka Diabetes, Luka pasca Operasi (khitan), dll
2. Madu Sehat rutin di uji d laboratorium pangan (uji kandungan)
3. Madu Sehat melalui uji zona hambat (anti bakteri) beberapa bakteri: Salmonella Thypossa, Staphilococus Aureus, Staphilococus Epidermidis, Escheceria Coli, Pseudomonas
4. Madu Sehat sangat d anjurkan d konsumsi mulai dari anak min usia 6 bln sampai orang dewasa sebagai sumber multivitamin dan mineral, mengandung enzim diastase yg sangat baik untuk kesehatan tubuh
5. Madu Sehat dapat digunakan untuk terapi kecantikan, sebagai masker wajah. Membantu melembabkan kulit, mengencangkan dan mencegah serta menghilangkan jerawat
6. Madu Sehat dapat d gunakan sebagai pengganti MSG dan pemanis pada masakan
“Dan Rabbmu mewahyukan kepada lebah, ‘Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia. Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Rabbmu yang telah dimudahkan (bagimu). ‘Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, didalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Rabb) bagi orang-orang yang memikirkan.” (QS An Nahl; 68-69)
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, ”Hendaklah kalian menggunakan dua obat yaitu madu dan Al Qur’an.” (lihat Sunan Ibnu Majah, j.II, h.1142, hadist no.3452, bab Madu)
sumber: kliniksehat.co.id

16 Maret 2016

DIMUKA KAMU ADA JERAWAT DAN FLEK HITAM? BASMI PAKAI DAUN INI, CUKUP 5 LEMBAR SAJA

Anda miliki masalah dengan jerawat dan flek hitam? Yuk tangani dengan ramuan alami berikut ini. Ramuan yang bisa anda gunakan untuk mengatasi permasalahan jerawat dan flek hitam di muka yaitu Daun Jambu Biji.

Mengapa Daun Jambu Biji? Ada kandungan apa di dalam daun jambu biji? Daun jambu biji efektif untuk singkirkan jerawat dan bintik-bintik hitam pada kulit. Hal sejenis ini karena daun jambu biji mempunyai kandungan antiseptik yang dapat membunuh bakteri yang menyebabkan jerawat. Selain itu Daun jambu biji juga mempunyai kandungan antioksidan yang menghancurkan radikal bebas yang menyebabkan rusaknya kulit, hingga bakal bikin perlindungan kulit dari penuaan, serta meningkatkan warna kulit dan struktur. Rebusan daun jambu biji masak dapat diaplikasikan pada kulit untuk mengencangkan kulit.

Nah Begini Langkah untuk Meramu Daun Jambu biji untuk Atasi Permasalahan jerawat dan Flek hitam di wajahmu

Bahan : 

– 5 Lembar Daun Jambu Biji

Cara Bikin : 

– Tumbuk Halus/Juice Daun Jambu Biji

Cara Penggunaan : terapkan pada jerawat dan bintik-bintik gelap. Diamkan 15 Menit, Lalu Bersihkan dengan air, serta lakukan secara teratur 2 kali sehari. sumber:bahansehat.com

5 Juni 2014

7 Khasiat Mandi Fajar

Para Nabi dan Rasul adalah manusia mulia yang senantiasa menghidupkan waktu sepertiga malam sampai fajar. Untuk itu mereka adalah manusia yang paling sehat dibanding umatnya. Keteladanan ini diikuti para tabiin, tabiut tabiin dan salafush shalih. Mereka meraih kesehatan dengan banyak mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala, dan Insya Allah termasuk kebiasaan mandi dikala fajar.
Dr. Abdul Hamid Dayyat dan Universitas Kairo, Mesir menjelaskan maanfat kesehatan yang diperoleh orang  dengan bangun pagi banyak sekali. Diantaranya, gas O3 diudara sangat melimpah saat fajar, kemudian berkurang sedikit demi sedikit, hinnga habis ketika matahari terbenam. Gas O3 mempunyai pengaruh yang positif pada urat saraf, mengaktifkan kerja otak dan tulang. Ketika seseorang menghirup udara fajar yang dinamakan udara pagi, dia merasakan kenikmatan dan kesegaran tiada taranya diwaktu manapun, baik siang atau malam”.
Fajar adalah periode waktu yang mendahului matahari terbit. Indikasinya yaitu adanya cahaya matahari yang lemah sementara matahari sendiri masih berada di bawah horizon. Beberapa definisi teknis dari fajar antara lain:
“Fajar astronomi” adalah periode waktu di mana langit tidak gelap total, secara format didefinisikan sebagai waktu di mana matahari berada 18 derajat di bawah horizon di waktu pagi.
“Fajar nautikal” adalah waktu di mana terdapat cukup cahaya matahari untuk membedakan antara horizon dan objek-objek yang berada di horizon, secara formal didefinisikan sebagai waktu di mana matahari berada pada 12 derajat di bawah horizon di pagi hari.
“Fajar sipil” adalah waktu di mana terdapat cukup cahaya matahari untuk membedakan objek-objek dan cukup cahaya matahari agar manusia dapat melakukan aktivitas luar rumah, secara formal didefinisikan sebagai waktu di mana matahari berada pada 6 derajat di bawah horizon di pagi hari. Fajar berbeda  dengan matahari terbit, yaitu waktu di mana sisi matahari mulai terlihat di atas horizon.
Sementara itu beberapa hasil penelitian, menyimpulkan sebaiknya seseorang  membiasakan mandi pagi dengan air dingin. Sebab, sedikitnya  ada 7 manfaat mandi pagi dengan air dingin:
1.      Mandi pagi mampu melancarkan peredaran darah
Menurut hasil penelitian sebuah lembaga riset trombosit di Inggris, jika seseorang sering mandi pagi dengan air dingin, maka peredaran darahnya akan menjadi lebih lancar. Tubuh juga akan terasa lebih segar dan bugar. Hal ini tentu akan sangat berguna sebagai bekal kita untuk menjalani kegiatan sehari-hari.
2.      Mandi dengan air dingin akan meningkatkan sel darah putih
Mandi dengan air dingin akan meningkatkan sel darah putih dalam tubuh. Bila sel darah putih dalam tubuh meningkat, maka daya tahan dan kemampuan tubuh dalam melawan virus pun akan semakin meningkat. Manfaat positifnya tubuh akan menjadi lebih prima dan tidak mudah sakit karena daya tahan tubuh selalu terjaga dengan baik.
3.      Mandi dengan air dingin bisa menurunkan resiko darah tinggi
Mandi air dingin juga  menurunkan resiko timbulnya darah tinggi, varises dan mengerasnya pembuluh darah. Hal ini disebabkan karena mandi air dingin akan melancarkan seluruh sirkulasi darah ke organ-organ tubuh.
4.      Mandi dengan air dingin dapat meningkatkan kesuburan
Mandi pagi dengan air dingin memiliki efek positif bagi kesehatan reproduksi manusia. Manfaatnya yaitu untuk meningkatkan produksi hormon testosteron pada pria dan hormon estrogen pada wanita, yang berpengaruh pada meningkatnya kesuburan dan gairah seksual.
5.      Mandi pagi memperbaiki kesehatan jaringan tubuh
Kebiasaan mandi pagi dengan air dingin setiap hari berdampak positif juga pada kesehatan jaringan tubuh manusia. Dengan kebiasaan ini, jaringan kulit akan semakin membaik, kulit tidak kering dan menjadi lebih kenyal. Mandi dengan air dingin juga mampu mengurangi noda dan lingkaran hitam pada bagian bawah mata. Sehingga, kesegaran wajah akan semakin terpancar. Sebaliknya bila mandi dengan air hangat, maka kulit lebih mudah keriput dan kurang kenyal. Selain itu, mandi dengan air dingin juga berdampak positif pada jaringan kuku. Kuku pun akan menjadi lebih sehat, kuat dan tidak mudah retak.
6.      Mandi pagi dengan air dingin dapat membuat rambut lebih sehat
Apa sih yang terjadi pada rambut bila dibilas dengan air dingin? Ternyata air dingin bisa menutupi kutikula rambut, sehingga mampu mengurangi kerontokan. Rambut pun akan lebih terlindungi dari kotoran-kotoran yang biasanya menempel pada kulit kepala. Dengan demikian rambut akan menjadi lebih sehat dan kuat.
7.      Mandi air dingin berkhasiat meredakan depresi
Mandi pagi dengan air dingin biasa juga berpengaruh pada jiwa, yaitu menjadikan jiwa dan pikiran lebih tenang dan memberikan semangat menjalani aktifitas sehari-hari.

Ditulis Oleh: Redaksi
Disarikan dari Tabloid Bekam Ed. 6/2010

sterilisasi alat bekam

Sterilisasi dan Keamanan Alat Bekam ( Manual Sederhana dan Menggunakan Alat )

Setelah alat bekam digunakan, maka untuk dapat digunakan kembali alat bekam harus disterilisasi. Proses sterilisasi ini sangat penting untuk menjaga kehigienisan alat bekam. Apalagi bekam ini menyangkut pengeluaran darah yang notabene adalah sangat mudah menularkan penyakit. Oleh karena itu proses sterilisasi yang tepat dan benar mutlak penting adanya. Dalam artikel ini kami akan berbagi mengenai cara sterilisasi alat bekam yang benar dan cara sterilisasi alat bekam yang ekonomis (manual) dan juga bagi Anda yang ingin menggunakan alat.



Pengertian Sterilisasi

Suatu tindakan untuk membunuh kuman pathogen dan apatogen beserta sporanya pada peralatan perawatan dan kedokteran dengan cara merebus, stoom, panas tinggi, atau menggunakan bahan kimia.

Tujuan Sterilisasi

1.Membunuh kuman (virus atau bakteri) yang terbawa darah pasien sebelumnya.
2.Membersihkan alat dari bekas darah dan minyak yang digunakan dalam membekam (zaitun, habbatussauda, atsiri oil).

Cara Sterilisasi Alat Bekam Manual Sederhana (Jika tak punya alat sterilisasi)

  1. Peralatan baik berupa kop, pena dan lainnya (peralatan tidak sekali pakai) yang sudah digunakan direndam dalam larutan NaClO (Klorin) 5% dan air dengan perbandingan 1 bagian klorin dan 9 bagian air. Klorin dapat diperoleh dari pemutih pakaian yang dijual dipasaran seperti bayklin, soklin pemutih atau proklin.
    Rendam peralatan tidak sekali pakai tersebut (kop, pena dll) selama minimal 15 menit untuk bekas pasien yang tidak mengidap penyakit virus -seperti hepatitis,herpes atau HIV- atau minimal 24 jam untuk pasien pengidap penyakit virus. Dalam hal ini sebelum membekam diharuskan menanyakan riwayat kesehatan pasien.
  2. Rendam peralatan tersebut dengan cairan antiseptik penghilang kuman dan virus selama minimal +/- 5 menit. Contoh cairan antiseptik: DETTOL cair ( menghilangkan virus HIV sebesar sekian persen) . Satu sendok cairan antiseptik bisa dicampur dengan satu liter air.
  3. Peralatan Bekam (kop, pena dll) kemudian dicuci menggunakan sabun pencuci piring seperti sunlight atau mama lemon,
  4. Bilas kembali Peralatan Bekam (kop, pena dll) dengan air lebih baik menggunakan air panas (minimal 70 derajat Celcius).
  5. Peralatan Bekam (kop, pena dll) disemprot larutan alkohol 70% dan keringkan atau dilap menggunakan tisu.
  6. Peralatan Bekam (kop, pena dll) siap digunakan kembali, jika akan simpan maka masukkan dalam tempat yang terlindungi.


Keterangan tambahan :
Point 1 dan 2 sebenarnya bisa disatukan (Menyatukan cairan antiseptik dengan klorin). Namun saya lebih senang jika Cairan antiseptik dan Klorin bekerja secara terpisah. Cairan antiseptik digunakan sebelum pemakaian sabun dan pembilasan (baik air panas maupun dingin). Karena cairan antiseptik yang terlalu lama pada perendaman akan membuat kopping memutih (pengaruh basa antiseptik).

Cara Sterilisasi Alat Bekam  (Dengan alat sterilisasi / Stelisator)

  1. Ada dua jenis sterilisator, yaitu kering dan basah. Ada petunjuk cara penggunaannya pada masing-masing alat (Manual Guide Book).
  2. Tetap memerlukan cairan Klorin dan antiseptik. Namun dicampur bersama sulingan air yang dimasukkan ke dalam alat sterilisator dan akan diubah menjadi uap.
  3. Lebih mudah penggunaannya.
Tambahan : Saya lebih senang menyarankan kepada pasien tetap untuk membeli sendiri kopping yang dipakai untuk pribadi.
http://bekamdankesehatan.blogspot.com/2013/03/sterilisasi-dan-keamanan-alat-bekam.html

29 Oktober 2013

Cantiknya Kota Liwa

sahabat...sudah lama saya ngga' bikin 'reportase' perjalanan...maklum lah disamping kesibukan kerjaan yang banyak, juga karena tugas harus 'pergi' lagi 'pergi' lagi...alhamdulillah sekarang menginjakkan kaki di bumi lampung barat, tepatnya di kota LIWA...

hawa sejuk khas pegunungan menyambut kedatangan kami waktu itu, tepat tanggal 30 Juni 2013, 'lahirlah' kami di kota Liwa nan indah. udara sejuk, angin dingin berhembus dan selimut kabut pagi memanjakan diri dengan kesegaran alami...wah, jangan ditanya lagi tentang air nya nan dingin bersih menyegarkan...hehe..ga perlu kulkas...

sementara ini dulu ya sahabat..sekilas liwa...nanti kapan2 insya Alloh upload lagi deh...

27 Mei 2013

SEKOLAH UNTUK APA..??

Seputar-indonesia.com – Thursday, 07 July 2011
Sekolah Untuk Apa? – Rhenald Kasali
Beberapa hari ini kita membaca berita betapa sulitnya anak-anak mencari sekolah.Masuk universitas pilihan susahnya setengah mati. Kalaupun diterima, bak lolos dari lubang jarum. Sudah masuk ternyata banyak yang ”salah kamar”.
Sudah sering saya mengajak dialog mahasiswa yang bermasalah dalam perkuliahan, yang begitu digali selalu mengatakan mereka masuk jurusan yang salah. Demikianlah, diterima di perguruan tinggi negeri (PTN) masalah, tidak diterima juga masalah. Kalau ada uang bisa kuliah di mana saja.
Bagaimana kalau uang tak ada? Hampir semua orang ingin menjadi sarjana, bahkan masuk program S-2. Jadi birokrat atau jenderal pun sekarang banyak yang ingin punya gelar S- 3. Persoalan seperti itu saya hadapi waktu lulus SMA, 30 tahun lalu, dan ternyata masih menjadi masalah hari ini.
Sekarang, memilih SMP dan SMA pun sama sulitnya. Mengapa hanya soal memindahkan anak ke sekolah negeri lain saja lantaran pindah rumah biayanya begitu besar? Padahal bangku sekolah masih banyak yang kosong. Masuk sekolah susah, pindah juga sulit, diterima di perguruan tinggi untung-untungan, cari kerja susahnya minta ampun.
Lengkap sudah masalah kita. Kalau kita sepakat sekolah adalah jembatan untuk mengangkat kesejahteraan dan daya saing bangsa, mengapa dibuat sulit? Lantas apa yang harus dilakukan orang tua? Jadi sekolah untuk apa di negeri yang serbasulit ini?
Kesadaran Membangun SDM
Lebih dari 25 tahun yang lalu, saat berkuasa, Perdana Menteri (PM) Malaysia Mahathir Mohamad sadar betul pentingnya pembangunan sumber daya manusia (SDM). Dia pun mengirim puluhan ribu sarjana mengambil gelar S-2 dan S-3 ke berbagai negara maju.
Hal serupa juga dilakukan China. Tidak sampai 10 tahun,lulusan terbaik itu sudah siap mengisi perekonomian negara. Hasilnya Anda bisa lihat sekarang. BUMN di negara itu dipimpin orang-orang hebat, demikian pula perusahaan swasta dan birokrasinya. Perubahan bukan hanya sampai di situ.
Orang-orang muda yang kembali ke negerinya secara masif me-reform sistem pendidikan. Tradisi lama yang terlalu kognitif dibongkar. Old ways teaching yang terlalu berpusat pada guru dan papan tulis,serta peran brain memory (hafalan dan rumus) yang dominan mulai ditinggalkan.
Mereka membongkar kurikulum, memperbaiki metode pengajaran, dan seterusnya.Tak mengherankan kalau sekolahsekolah di berbagai belahan dunia pun mulai berubah. Di negeri Belanda saya sempat terbengong-bengong menyaksikan bagaimana universitas seterkenal Erasmus begitu mudah menerima mahasiswa.
”Semua warga negara punya hak untuk mendapat pendidikan yang layak, jadi mereka yang mendaftar harus kami terima,” ujar seorang dekan di Erasmus. Beda benar dengan universitas negeri kita yang diberi privilege untuk mencari dan mendapatkan lulusan SLTA yang terbaik.
Seleksinya sangat ketat. Lantas bagaimana membangun bangsa dari lulusan yang asal masuk ini? ”Mudah saja,” ujar dekan itu. ”Kita potong di tahun kedua. Masuk tahun kedua, angka drop out tinggi sekali. Di sinilah kita baru bicara kualitas, sebab walaupun semua orang bicara hak, soal kemampuan dan minat bisa membuat masa depan berbeda,”ujarnya.
Hal senada juga saya saksikan hari-hari ini di Selandia Baru. Meski murid-murid yang kuliah sudah dipersiapkan sejak di tingkat SLTA, angka drop out mahasiswa tahun pertama cukup tinggi.Mereka pindah ke politeknik yang hanya butuh satu tahun kuliah. Yang lebih mengejutkan saya adalah saat memindahkan anak bersekolah di tingkat SLTA di Selandia Baru.
Sekolah yang kami tuju tentu saja sekolah yang terbaik, masuk dalam 10 besar nasional dengan fasilitas dan guru yang baik. Saya menghabiskan waktu beberapa hari untuk mewawancarai lulusan sekolah itu masing-masing, ikut tour keliling sekolah, menanyakan kurikulum dan mengintip bagaimana pelajaran diajarkan.
Di luar dugaan saya,pindah sekolah ke sini pun ternyata begitu mudah. Sudah lama saya gelisah dengan metode pembelajaran di sekolah-sekolah kita yang terlalu kognitif, dengan guruguru yang merasa hebat kalau muridnya bisa dapat nilai ratarata di atas 80 (betapapun stresnya mereka) dan sebaliknya memandang rendah terhadap murid aktif, namun tak menguasai semua subjek.
Potensi anak hanya dilihat dari nilai, yang merupakan cerminan kemampuan mengopi isi buku dan catatan. Entah di mana keguruan itu muncul kalau sekolah tak mengajarkan critical thinking. Kita mengkritik lulusan yang biasa membebek, tapi tak berhenti menciptakan bebek-bebek dogmatik.
Kalau lulusannya mudah diterima di sekolah yang baik di luar negeri,mungkin guruguru kita akan menganggap sekolahnya begitu bagus. Mohon maaf, ternyata tidak demikian. Jangankan dibaca, diminta transkrip nilainya pun tidak. Maka jangan heran, anak dari daerah terpencil pun di Indonesia, bisa dengan mudah diterima di sekolah yang baik di luar negeri.
Bahkan tanpa tes. Apa yang membuat demikian? ”Undang-undang menjamin semua orang punya hak yang sama untuk belajar,” ujar seorang guru di Selandia Baru. Lantas, bukankah kualitas lulusan ditentukan input-nya? ”Itu ada benarnya, tapi bukan segala-galanya,” ujar putra sulung saya yang kuliah di Auckland University tahun ketiga.
Maksudnya,tes masuk tetap ada,tetapi hanya dipakai untuk penempatan dan kualifikasi. Di tingkat SLTA, mereka hanya diwajibkan mengambil dua mata pelajaran wajib (compulsory) yaitu Matematika dan Bahasa Inggris. Pada dua mata pelajaran ini pun mereka punya tiga kategori: akselerasi, rata-rata, dan yang masih butuh bimbingan.
Sekolah dilarang hanya menerima anakanak bernilai akademik tinggi karena dapat menimbulkan guncangan karakter pada masa depan anak, khususnya sifat-sifat superioritas, arogansi, dan kurang empati. Mereka hanya super di kedua kelas itu, di kelas lain mereka berbaur.
Dan belum tentu superior di kelas lain karena pengajaran tidak hanya diberikan secara kognitif. Selebihnya, hanya ada empat mata pelajaran pilihan lain yang disesuaikan dengan tujuan masa depan masingmasing. Bagi mereka yang bercita- cita menjadi dokter, biologi dan ilmu kimia wajib dikuasai.
Bagi yang akan menjadi insinyur wajib menguasai fisika dan kimia. Sedangkan bagi yang ingin menjadi ekonom wajib mendalami accounting, statistik,dan ekonomi. Anak-anak yang ingin menjadi ekonom tak perlu belajar biologi dan fisika. Beda benar dengan anak-anak kita yang harus mengambil 16 mata pelajaran di tingkat SLTA di sini, dan semuanya diwajibkan lulus di atas kriteria ketuntasan minimal (KKM).
Bayangkan, bukankah citacita pembuat kurikulum itu orangnya hebat sekali? Mungkin dia manusia super.Seorang lulusan SLTA tahun pertama harus menguasai empat bidang sains (biologi,ilmu kimia, fisika, dan matematika), lalu tiga bahasa (Bahasa Indonesia, Inggris, dan satu bahasa lain), ditambah PPKN, sejarah, sosiologi, ekonomi, agama, geografi, kesenian, olahraga, dan komputer.
Hebat sekali bukan? Tidak mengherankan kalau sekolah menjadi sangat menakutkan, stressful, banyak korban kesurupan, terbiasa mencontek, dan sebagainya. Harus diakui kurikulum SLTA kita sangat berat. Seperti kurikulum program S-1 20 tahun lalu yang sejajar dengan program S-1 yang digabung hingga S-3 di Amerika.
Setelah direformasi, kini anak-anak kita bisa lulus sarjana tiga tahun. Padahal dulu butuh lima tahun. Dulu program doktor menyelesaikan di atas 100 SKS, sehingga hampir tak ada yang lulus. Kini seseorang bisa lulus doktor dalam tiga tahun. Anda bisa saja mengatakan, dulu kita juga demikian, tapi tak ada masalah kok!
Di mana masalahnya? Masalahnya, saat ini banyak hal telah berubah. Teknologi telah mengubah banyak hal, anakanak kita dikepung informasi yang lebih bersifat pendalaman dan banyak pilihan, tapi datang dengan lebih menyenangkan. Belajar bukan hanya dari guru, melainkan dari segala resources.
Ilmu belajar menjadi lebih penting dari apa yang dipelajari itu sendiri,sehingga diperlukan lebih dari seorang pengajar, yaitu pendidik. Guru tak bisa lagi memberikan semua isi buku untuk dihafalkan, tetapi guru dituntut memberikan bagaimana hidup tanpa guru, lifelong learning.
Saya saksikan metode belajar telah jauh berubah. Seorang guru di West Lake Boys School di Auckland mengatakan, ”Kami sudah meninggalkan old ways teaching sejak 10 tahun lalu. Maka itu, sekolah sekarang harus memberikan lebih banyak pilihan daripada paksaan. Percuma memberi banyak pengetahuan kalau tak bisa dikunyah. Guru kami ubah,metode diperbarui,fasilitas baru dibangun,” ujar seorang guru.
Masih banyak yang ingin saya diskusikan,tapi sampai di sini ada baiknya kita berefleksi sejenak. Untuk apa kita menciptakan sekolah dan untuk apa kita bersekolah? Mudahmudahan kita bisa mendiskusikan lebih dalam minggu depan dan semoga anak-anak kita mendapatkan masa depan yang lebih baik.
RHENALD KASALI Ketua Program MM UI
Sumber: http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/411134/http://purwo.com/2011/08/13/sekolah-untuk-apa.html

24 Mei 2013

TITIK BEKAM DIABET

Titik Bekam Diabetes (Kencing Manis) – Dalam dunia medis, penyakit diabetes atau kencing manis tidak bisa disembuhkan, alias cuma bisa di pertahankan agar tidak kronis. Sedang dalam Islam ada hadits ”Setiap kali Allah menurunkan penyakit, Allah pasti menurunkan penyembuhnya. Hanya ada orang yang mengetahuinya dan ada yang tidak mengetahuinya.”(Abu Daud dan At-Tirmidzi). Jadi kalau dokter bilang diabet tidak bisa disembuhkan adalah suatu kebodohan atau ketidaktahuan saja. Saya sendiri, yang terjun ke dunia pengobatan Islam mencoba mengumpulkan data-data orang yang sembuh dari diabet “tanpa minum obat”. Dan alhamdulillah saya menemui 5 orang.
Ada seorang penerbit buku, yang mengindap diabates, gula darah (glukosa) 500 mg/dl, dia bilang sembuh hanya dengan bekam. Jadi dia bekam badannya sendiri, tanpa mengerti titik bekam diabetes, kini diabet nya normal, gula darah normal, mungkin yang menjadi beda adalah cuma dia agak sering haus saja. Lalu “titik bekam untuk diabetes dimana ?”. Disini akan saya share titik-titik bekam diabetes yang umum dipakai, saya ambil dari referensi beberapa dokter aktifis bekam. Inti dari pengobatan diabetes dengan bekam adalah sebelumnya anda harus meyakinkan bahwa tanpa obat diabetes bisa sembuh, cukup dengan terapi bekam, jinten hitam dan semangat jiwa, olah raga, menjaga pola makan, tidak konsumsi gula putih atau gula pasir, ini sangat membantu. Ada pasien saya yang gula darahnya 350 mg/dl, 1x terapi bekam, minum jinten hitam, olah raga, menjaga makan, 2 minggu setelah terapi bekam, gula darahnya menjadi 126 mg/dl. Cukup cepat bukan ?
Titik-Titik Bekam untuk Diabetes :
  1. Titik Kepala (Ummu Mughits) adalah titik 2/3 bagian kepala dari depan. Menurut dr. Al jufrie bahwa titik bekam kepala ini akan memperbaiki sel pangkreas yang rusak. Karena pada umumnya orang diabetes mempunyai ganguan tidak bisa memprosuksi insulin, zat yang mengubah glukosa menjadi tenaga. Untuk bekam kepala, kebanyakan harus di botak (potong rambut), maka bertahun-tahun saya berusaha membuat “alat bekam kepala tanpa cukur” dan akhirnya saya temukan mesin bekam, mesin vacum bekam. Alat ini cocok untuk membekam kepala, kaki dan area sulit. Alat ini dilengkapi dengan pengukur tekanan sedot, sehingga tekanan hisap bisa disesuaikan. Berikut gambar titik bekam diabates kepala :
  2. Titik Bekam Kahil (pundak), Katifain (kiri-kanan pundak) dan Ginjal (ad Dohru). Fungsi nya adalah membuang toksin atau darah rusak yang ada disekitar organ tersebut. Misal daerah tengkuk (Titik Kaahil) berbentuk aneh : Hypochromasia, Burr, Target, Crenated, Spherocytes, Poicilocytes, Shistocytes, Teardropcelles, Acanthocytes. Jadi titik bekam sunnah Nabi adalah yang terbaik, karena disitu letah sungai-sungai darah, tempat pertemuan aliran darah. Jadi banyak darah yang dihasilkan. Berikut ini gambar titik untuk diabetes di daerah punggung :
  3. Titik belakang lutut, bisa bawah lutut atau atas lutut. Titik ini adalah titik sunnah Nabi juga. Kadar gula tinggi biasanya menyerang daerah kaki, maka titik ini mewakili titik pengambilan darah kotor di kaki. Titik kaki ini adalah titik potensi penyumbatan pada orang penderita diabetes. Berikut gambar titik bekam untuk diabetes bagian kaki :
Demikian posting tentang “titik-titik bekam untuk diabetes”. Selain terapi bekam, usahakan pasien konsumsi herbal yang berwarna hitam (kaya zink) yang fungsi dari zink adalah untuk perbaikan sel pankreas. Untuk membantu bekam diabetes, baik proses bekam kepala, atau kaki gunakanlah mesin bekam, mesin vacum bekam (bekam kepala tanpa potong rambut) agar proses bekam menjadi lebih mudah. Jika pasien mau menjaga makan dan cukup makan yang alami, maksimal 7 bulan pasien dapat sembuh dari diabates.http://www.alatbekam.net/titik-bekam-diabetes-kencing-manis/

22 Mei 2013

AGAR KERJA PANGKREAS TETAP OKE Dr.Wadda’ A. Umar

Pankreas adalah sebuah kelenjar yang sangat penting bagi tubuh. Namun ia tidak sepopuler liver, jantung atau ginjal. Ia jarang disebut karena memang jarang menimbulkan masalah penyakit dibanding dengan organ tubuh lain. Hanya disebut sesekali saja, meski sesungguhnya pankreas mempunyai peran yang tidak kecil. Setidaknya untuk fungsi pencernaan. Pankreas, disebut kelenjar ludah perut adalah kelenjar dari sebuah sistem pencernaan yang memiliki dua fungsi utama.
Yang pertama, menghasilkan beberapa hormon penting seperti hormon insulin yang dihasilkan sel beta, hormon GHS yang dihasilkan sel epsilon, dan hormon GHIH yang dihasilkan sel delta.
Fungsi yang kedua menghasilkan enzim pencernaan. Enzim yang diproduksi ini berfungsi membantu pencernaan makanan yang kita konsumsi. Ada enzim pemecah karbohidrat, pemecah lemak, dan pemecah protein. Dengan demikian laju metabolisme apa saja makanan yang kita makan, akan lancar prosesnya berkat kehadiran enzim-enzim pankreas. Enzim yang diproduksi dialirkan melalui saluran ke dalam usus dua belas jari. Setelah makanan digiling dan dicampur dengan asam lambung, proses selanjutnya berlangsung di dalam usus duabelas jari sebagai kelanjutan dari lambung sebelum masuk ke usus halus, tempat sebagian besar sari makanan yang sudah diolah menjadi zat gizi yang bisa diserap oleh usus memasuki aliran darah.
Nah, dari fungsi-fungsi pakreas tersebut, yang paling sering disebut-sebut adalah fungsinya yang mengeluarkan hormon insulin, dimana bila fungsi ini terganggu dapat menyebabkan timbulnya kencing manis.
Bila pankreas rusak
Sebenarnya, penyakit atau kerusakan pada pankreas tidak hanya menyebabkan kencing manis saja seperti yang sudah dipahami saat ini. Sebab, setiap terjadi gangguan pada pankreas, apa pun bentuk dan penyebabnya, yang akan muncul tentu gangguan fungsi. Oleh karena fungsi pankreas memproduksi hormon insulin dan enzim perut, maka, gejala dan keluhan yang muncul pun tidak hanya seputar gangguan insulin. Tetapi juga gangguan enzim.
Dari sekian jenis penyakit yang merusak pankreas, paling sering adalah meradangnya kelenjar pankreas. Penyebab peradangan pankreas tidak selalu jelas. Bisa muncul akibat komplikasi virus gondong (mumps, parotitis), gangguan batu empedu, jejas (trauma) sehabis pembedahan perut, pada orang-orang kadar lemak darahnya tinggi (hyperlipidemia), pada orang yang kelenjar anak gondoknya terlalu aktif (hyperparathyroidism), pemakai obat-obat keras dalam jangka waktu lama, serta pada peminum alkohol.
` Bila pankreas rusak, maka mula-mula akan mengenai bagian kelenjar yang memproduksi insulin. Akibatnya, produksi insulin menurun, lalu munculah penyakit kencing manis atau diabetes. Tetapi diabetes ini bukanlah diabetes sejati, melainkan diabetes akibat adanya gangguan pankreas yang biasanya hanya terjadi sementara waktu saja. Karena yang terserang adalah orang yang sesungguhnya tidak berisiko diabetes, maka bila pankreasnya sudah membaik, diabetesnya akan normal kembali.
Kerusakan pankreas selain menyebabkan gangguan insulin, sekaligus bisa menyebabkan gangguan fungsi enzim. Oleh karena salah satu enzim pankreas bersifat menghancurkan protein, maka dengan adanya kerusakan di pankreas, menyebabkan enzim yang tumpah akan merusak jaringan di sekitar rongga perut seperti mengenai selubung rongga perut, lempeng penggantung usus, ginjal, dan limpa. Selain itu, enzim tadi bisa menyebabkan perlukaan pada pembuluh darah, pembentukan kista, pernanahan, dan kematian jaringan.
Pankreas dan diabetes
Diabetes Mellitus (DM), atau penyakit kencing manis, demikian nama lengkap penyakit ini. Tapi, sering disingkat diabetes saja. DM sebenarnya merupakan penyakit akibat gangguan metabolisme. Pada saat metabolisme tubuh dalam kondisi normal, suplai karbohidrat ke dalam tubuh akan langsung diubah menjadi glukosa atau sering disebut sebagai gula. Pada saat yang bersamaan, pankreas juga memproduksi hormon insulin yang kemudian masuk ke dalam aliran darah agar glukosa dapat diubah menjadi energi yang dibutuhkan oleh setiap sel di seluruh bagian tubuh. Bila insulin “mogok’ , maka glukosa atau gula tadi tidak bisa diubah menjadi energi. Akibatnya gula akan menumpuk dalam darah, urin, dan bagian tubuh lainnya. Sehingga tubuh penuh dengan gula, yang disebut kencing manis.
Penyebab tersering dari “mogoknya” pankreas adalah penyusutan sel akibat masalah genetik (keturunan), dan peradangan yang disebabkan oleh serangan virus ke pankreas, khususnya yang menyerang Pulau Langerhans, sehingga pankreas tidak bekerja dengan baik. Pada pasien DM ini, ia memerlukan insulin sepanjang hidupnya. Dalam istilah medis disebut DM tipe I. Umumnya DM tipe I ini muncul pertama ketika penderita masih berusia dibawah 30 tahun.
Penyebab kedua adalah metabolisme yang melambat akibat usia yang mulai tua. Pada kondisi ini pankreas memproduksi insulin dalam jumlah cukup tapi tubuh tidak meresponnya dengan baik. Akibatnya, glukosa tetap saja menumpuk di dalam darah dan urine. Kondisi ini disebut DM tipe II, Biasanya meyerang orang-orang setengah baya atau tua, dimana gaya hidupnya kurang gerak dan banyak makan makanan tinggi kalori serta lemak tapi kurang serat.
Menjaga pankreas
Agar pankreas tetap berfungsi dengan baik, tentu saja faktor-faktor yang bisa mengganggu atau merusak pankreas harus dicegah. Atau bila sudah masuk dalam tubuh harus dibuang(diobati). Bila ada batu di empedu, maka batu empedunya harus diambil, bila lemak darahnya banyak harus diturunkan, bila ada gangguan kelenjar anak gondok harus diatasi, serta bila ada infeksi segera diobati.
Bila penyebabnya obat-obatan seperti golongan thiazide (yang dipakai untuk pengobatan darah tinggi), kortikosteroid, sulfasalazine, maka obat-obat jenis ini perlu disingkirkan agar tidak berulang menimbulkan kekambuhan. Kebiasaan minum alkohol pun perlu dihentikan.
Untuk mencegah agar pankreas tidak rusak, maka perlu menjalani pola hidup sehat, mengontrol kadar lemak dalam darah, menjaga makanan dari bahan makanan tambahan berbahaya dan makanan yang tidak sehat, serta hati-hati dalam meminum obat.. Bekam secara rutin di titik Ginjal atau Tri Energizer sangat bermanfaat. Bisa juga memakai titik general Kahil.http://tabloidbekam.wordpress.com/2012/04/20/agar-kerja-pangkreas-tetap-oke-dr-wadda-a-umar/

19 April 2013

Kondisi darah saat SEDIH, TAKUT, CINTA DAN DOA

Sebuah penelitian dilakukan oleh pakar EFT (Emotional Freedom Techniques) untuk menunjukkan bagaimana kondisi darah manusia disaat normal, sedih, gembira, jatuh cinta dan saat berdoa.

Pakar EFT yang bernama Dr. Felicy tersebut mengambil sampel darah seorang pasien bernama Rebecca, kemudian memotretnya dengan menggunakan "darkfield microscope" yang dihubungkan dengan monitor komputer.

Dan tampaklah perubahan drastis pada darah Rebecca tersebut setiap kali emosinya berubah. Berikut ini adalah foto darah seorang Rebecca sebelum dan sesudah melakukan EFT.
1. Kondisi darah saat sedih
Rebecca melakukan EFT dengan mengundang emosi "sedih" dengan cara memikirkan saat-saat sedih sampai dia menangis, lalu sang pakar EFT mengambil sampel darahnya. Kondisi darah saat sedih,Sel darah begerak cepat dan berbentuk air mata

2. Kondisi darah saat merasakan cinta
 
Lalu Rebecca menggunakan EFT untuk mengundang energi "cinta" untuk memasuki tubuh dan darahnya. Dan seketika darahnya kembali normal, dan sel-sel darah bergerak dengan indah dan timbul substansi yang berkilauan dalam cairan darah. Kondisi darah saat merasakan cinta,Sel darah bergerak pelan dan cenderung berkumpul

3. Kondisi darah saat merasa takut
Satu kenyataan menarik pada sampel darah saat "sedih" terjadi perubahan seperti pada sampel darah saat "merasakan cinta". Jadi walaupun darah itu sudah meninggalkan tubuh Rebecca ia tetap masih berhubungan dengan pemiliknya.

Kemudian seorang Rebecca mengundang rasa takut dan memikirkan kejadian menakutkan yang pernah ia alami. Dan sel-sel dalam darahnya bergerak tidak beraturan dengan sangat cepat dan terlihat berjauhan. Mungkin ini adalah akibat dari produksi adrenalin sebagai reaksi normal atas rasa takut. Kondisi darah saat merasa takut,Sel darah bergerak tidak beraturan dan berjauhan dengan sangat cepat

4. Kondisi darah saat berdoa
Lalu Rebecca mecoba untuk memikirkan "sifat feminine Tuhan", yang dalam keyakinan agamanya ia sebut "divine mother", sifat penyayang, penyantun dan pemelihara. Dan memohon kepada-Nya untuk menyalurkan energi feminine itu kedalam tubuh dan darahnya. Saat berdoa tersebut, Rebecca merasakan seperti ini,

"saya merasakan gelombang energi yang begitu besarnya menyelimuti diri saya, saya sampai menangis bahagia karenanya" Saat sampel darah Rebecca diambil setelah berdoa dan merasakan pengalaman religius itu, kemudian dilihatkan dibawah mikroskop yang dihubungkan dengan komputer, semua yang hadir dilaboratorium itu seketika terdiam dan terpana karena melihat kondisi darah yang sama sekali berbeda dengan yang lain.

Kondisi darah saat berdoa,Timbul substansi putih berkilauan, darah bergerak pelan dan sangat teratur.  Cairan darahnya sangat cerah, gerakan sel darah sangat tenang seakan bergerak dengan penuh kedamaian, muncul banyak substansi yang berkilauan. Di dalam sel darah terdapat substansi yang bercahaya dan berdenyut seperti denyutan jantung mini.

Jadi setiap inci dari tubuh kita, bahkan darah pun bisa berubah sesuai dengan emosi kita.. so, emosi kita mempengaruhi kesehatan kita juga.

18 April 2013

RESEP SOTO KUDUS

Bahan:
1 ekor ayam, belah dua
1500 ml air
3 siung bawang putih, iris halus
3 cm jahe, memarkan
2 btg serai, ambil bagian putihnya dan memarkan
3 sdm minyak goring
Haluskan :
5 buah bawang merah
1 sdt ketumbar utuh
½ sdt merica utuh
2 cm kunyit
garam
Pelengkap:
3 sdm bawang goreng
50 gr taoge
1 btg seledri, iris halus
1 bh jeruk nipis, iris 4
3 sdm kecap manis
Cara membuatnya:
Tumis bawang putih hingga harum, masukkan bumbu halus, jahe, dan serai, aduk hingga masak. Masukkan ayam dan aduk terus hingga ayam berubah warna. Tuang air. Masak hingga ayam matang dengan api sedang. Angkat ayam dari panci dan goreng hingga kering. Cabik-cabik ayam dan atur di mangkok bersama pelengkap lainnya. Siram kuah di atasnya dan sajikan.

26 Maret 2013

PELUANG BUDIDAYA PEPAYA CALIFORNIA

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjm4UDIVyZm3wq2jxF6UBEZUtilRVEOCZTN840y4NOHjIguoQeS27hj3NzFVoKI4336kBHRHSKOzBGVUrXe5BeAHJYXLpUvCENFEWPGl54v5LLkDhOykE3G9gNOqmmVwTjSaxGPw7KVKr4/s1600/pepaya+california.jpgPernah denger pepaya California? Pepaya yang memiliki bentuk buah lebih kecil dan lebih lonjong ini berasal dari Amerika Tengah dan daerah Karibia. Ia dapat tumbuh subur sepanjang tahun di Indonesia. Setelah mengenal sedikit tentang pepaya ini langsung terpikir oleh saya, apa sih keunggulan pepaya california dibandingkan dengan pepaya lokal atau pepaya jenis lainnya? Keunggulannya bisa saya ketahui setelah saya membeli di pasar, ketika itu saya langsung terkesan dengan bentuknya yang lebih kecil dibandingkan pepaya lainnya, warnanya lebih mengkilap, bentuknya agak lonjong, daging buahnya tebal, bijinya lebih sedikit, dan rasanya manis, bahkan ada yang mengatakan manisnya nempel di lidah.

Ketika saya jalan-jalan di Pasar Wage (Purwokerto) saya melihat bahwa pepaya ini sangat populer dikalangan konsumen, tidak kalah dengan pepaya bangkok. Pepaya california dijual 4.000/kg sedangkan pepaya bangkok dijual 3.000/kg. Sedangkan di supermarket –khusus buah- (Cherry) pepaya California harganya mencapai 8.000/kg. Wow, pasti pembaca kaget mendengarnya, pepaya California yang dibeli dari petani cuma 2.000/kg bisa dijual mencapai 8.000/kg. Hemm, itulah keunggulan pepaya California dibandingkan pepaya lainnya, dikarenakan untuk saat ini pepaya California adalah komoditi yang bernilai ekonomi tinggi serta primadona di antara jenis pepaya lain di pasaran, khususnya supermarket/hypermarket.

Bagaimana, apakah pembaca berminat membudidayakan pepaya ini? Peluang pasar masih terbuka lebar, dan permintaan pasar akan pasokan pepaya California, khususnya supermarket/hypermarket di kota-kota besar dalam dan luar negeri cukup tinggi. Sementara itu, ketersediaan buah relatif terbatas, karena pepaya unggulan yang kecil mungil ini belum dikenal secara meluas di masyarakat petani. Lalu bagaimana sich cara membudidayakan pepaya ini? Berikut ini cara membudidayakan pepaya california.

Mengenal Pepaya California

Pohon pepaya California lebih pendek dibanding jenis pepaya lain, paling tinggi lebih kurang 2 meter. Daunnya berjari banyak dan memiliki kuncung di permukaan pangkalnya. Buahnya berkulit tebal dan permukaannya rata, dagingnya kenyal, tebal, dan manis rasanya. Bobotnya berkisar antara 600 gram sampai dengan 2 Kg.

Pepaya California tumbuh subur bila ditanam di lahan dengan ketinggian antara 300 hingga 500 meter diatas permukaan laut. Pohon pepaya ditanam dengan jarak dua setengah kali dua meter. Sehingga untuk satu hektar lahan dapat ditanam antara 1500 hingga 1700 pohon papaya.

Budidaya Pepaya California

Setelah pembaca mengenal pepaya California, serta lahan yang ideal untuk menanam pepaya ini, maka hal pertama yang harus dilakukan untuk seseorang yang ingin membudidayakan pepaya California adalah pembibitan.

Pembibitan dilakukan dengan menyemai terlebih dahulu benih pepaya California yang kita miliki. Benih ini bisa kita peroleh dari pepaya California yang sudah tua dan matang kemudian kita ambil bijinya, kemudian dibersihkan selaput yang menempel pada biji, dan dijemur ditempat yang teduh, pepaya ini bisa diperoleh dengan membeli di pasar atau toko buah dengan keteria buah tersebut besar, tidak cacat, tidak terserang hama penyakit dan matang di pohon. Namun, bagi pembaca yang tidak ingin repot, benih pepaya California ini bisa kita beli langsung dari para penjual/perkebunan pepaya california yang biasanya menjual benih dalam bentuk sachet atau botol.

Untuk pembibitan, sebenarnya benih bisa langsung kita tanam baik di pekarangan maupun di perkerbunan, namun pada umumnya para petani tidak langsung ditanam diperkebunan, dengan pertimbangan mempermudah perawatan, dan menghindari ganguan-gangguan.

Sebelum benih dimasukan ke dalam kantong/polibag benih perlu di rendam 1 hari atau cukup semalaman. Benih yang terapung dibuang, benih yang terapung menunjukkan benih kurang berkualitas. Terhadap benih yang telah lama disimpan sebaiknya perlu di berikan tambahan cairan bahan perangsang secukupnya agar cepat tumbuh menjadi kecambah. Bahannya mudah didapat di toko-toko tanaman, harganya pun relatif murah.

Setelah direndam semalaman langsung di bungkus dengan koran atau kandi atau kain atau kaos basah, lalu simpan ditempat yang lembab. Biasanya dalam waktu  1 minggu sudah menampakan menjadi kecambah yang siap di pindahkan ke masing-masing polibag yang telah disediakan.  Setelah pohon pepaya berumur kurang lebih 1 bulan, maka pepaya siap ditanam pada lahan/areal perkebunan yang dimiliki. Jarak tanam masing-masing pohon adalah 2 x 2,5 meter. Sebaiknya dilakukan pemupukan terlebih dahulu pada dasar lubang yang telah digali sebelum bibit ditanam.

Setelah bibit pepaya California ditanam, maka kita lakukan pemeliharaan agar pepaya california dapat berbuah secara optimal. Pemeliharaan/perawatan intensif terhadap tanaman pepaya ini dilakukan sejak umur 3 bulan. Pemeliharaan mulai dari pemeliharaan lahan dan pemeliharaan tanaman. Pemeliharaan lahan dengan cara menjaga ketersedian air , kesuburan tanah, maupun dari gangguan gulma, sedangkan pemeliharaan tanaman bisa dilakukan dengan merawat  pohon agar tidak terserang hama dan penyakit. Salah satu hal yang penting diperhatikan dalam pemeliharaan ini adalah pemupukan. Jika pemupukan kurang maka pertumbuhan batang tanaman akan terhambat dan hasil buahnya juga kurang manis. Bahkan buah yang belum sempat berkembang bisa saja gugur jika pemupukan terlambat dilakukan. Kalau sudah begitu dapat dipastikan hasil panen tidak bagus dan yang rugi adalah petani pepaya itu sendiri. Pemupukan bisa dilakukan setiap 2-3 bulan sekali dengan menggunakan pupuk organik dan anorganik.

Pohon pepaya California sudah bisa dipanen setelah berumur 7 hingga 9 bulan. Pohonnya dapat berbuah hingga umur empat tahun. Dalam satu bulan bisa dipanen sampai empat kali. Sekali panen, setiap pohon pepaya California dapat menghasilkan 20 hingga 50 buah. Dengan sekali panen setiap minggu bisa mencapai 2 ton per hektar.

Kendala-Kendala

Namun, budidaya pepaya California bukan tanpa kendala. Sebab, pepaya ini lebih rentan terhadap hama dan penyakit, terutama hama ulat, bercak daun dan jamur. Hama menyerang batang, buah dan daunnya. Bercak daun biasanya menyebabkan daun mudah rontok, dan buah pepaya yang terserang jamur biasanya warnanya menjadi putih pucat, kulit buah tampak  mengkerut kisut. Untuk mencegah hama ini petani harus memberi pestisida. Pengendaliannya harus terpadu disertai pemberian kompos yang lebih banyak agar pertumbuhan tanaman lebih baik dan tahan terhadap hama dan penyakit.

Untuk mencegah tanaman pepaya agar tidak terkena penyakit, harus dipastikan bahwa tanah yang akan ditanami dengan bibit pilihan harus bebas dari bonggol sisa tanaman sebelumnya. Dengan adanya sisa bonggol tanaman sebelumnya dapat merangsang tumbuhnya jamur yang akan merusak bibit tanaman baru.

Mudah kan?

Bagaimana, apakah pembaca berminat membudidayakan pepaya California? Saya yakin usaha ini apabila ditekuni dengan sungguh-sungguh, maka akan membuahkan hasil/keuntungan yang besar. Wallohu’alam.

Huh, cape juga selama 2 jam menulis, walaupun ada yang copy paste juga sich, hehehe. Tapi, saya tetap semangat untuk mencoba menyusun sebuah artikel yang dapat membantu para pembaca yang ingin mengetahui cara membudidayakan pepaya California. Semoga apa yang saya sampaikan bermanfaat. Amien

Ditulis pada tanggal 19 Oktober 2010, jam 15.30-17.30 WIB, selepas sholat ashar di masjid Baitul Makmur, Grendeng-Purwokerto Utara.

Sumber:
1.    http://masjamal.blogdetik.com dengan judul: “Sukses Menanam Pepaya California”.
2.    http://www.agrina-online.com dengan judul: “Pepaya California Biar Kecil Bikin Untung”.
3.    http://blog.agroprima.com  dengan judul: “Budidaya Pepaya California di Lahan Perkebunan”.
4.    http://www.agrokatesmandiri.com dengan judul: “Pepaya California”.
5.    http://vtrediting.wordpress.com dengan judul: “Budidaya Pepaya California”.

3 Oktober 2012

Kebijakan Panik Bidang Pendidikan




 
Inikah hasil pendidikan mereka selama ini?

Senin, 01 Oktober 2012

Oleh: Mohammad Fauzil Adhim
MARILAH sejenak kita menundukkan kepala, menangisi ruwetnya pendidikan yang tampak semakin jelas betapa ia tak punya arah. Marilah kita ingat sejenak, apakah yang terjadi pada anak-anak kita di saat kita baru saja tiba di rumah dari mengantarkan mereka ke sekolah. Adakah sekolah menjadi tempat terbaik untuk belajar beriman dengan sepenuh yakin dan kesungguhan menjalaninya? Adakah sekolah menjadi tempat menyemai benih-benih akhlak mulia, sikap yang baik dan perilaku yang santun? Adakah sekolah menjadi tempat anak-anak kita belajar mencintai Allah Ta’ala, kebenaran, budi pekerti dan ‘ilmu? Ataukah anak-anak itu...., jangankan akhlak, adab pun mereka tak kenal. Jangankan adab, ilmu pun mereka tak menguasai.

Berjalan menyusuri negeri ini, bertemu dengan para pengajar yang sering menganggap dirinya guru, semakin tersadar betapa parah kerusakan pendidikan di negeri ini. Sulit sekali menemukan guru-guru yang memiliki komitmen kuat terhadap pendidikan. Tetapi bagaimana mereka akan gelisah di tengah malam, lalu bangkit mendo’akan muridnya, jika logika yang ditegakkan oleh pemangku kebijakan hanyalah soal kesejahteraan.

Berbincang dengan para pemangku kebijakan, amat sedikit.... ya, amat sangat sedikit pemangku kebijakan yang merisaukan pendidikan dan memikirkannya dengan sungguh-sungguh. Nyaris tak pernah saya mendengar pemangku kebijakan berbicara tentang idealisme pendidikan. Yang lebih sering terdengar dari lisan mereka adalah kesejahteraan, kuliner atau gadget. | Maafkan saya, inilah yang saya jumpai ketika saya bertandang ke sana kemari untuk memberi seminar, workshop atau berdiskusi di sela-sela kegiatan lain.

Tengoklah hal yang paling sederhana. Betapa banyak yang kesulitan membedakan antara competence (kompetensi) dan ability (kemampuan). Jika yang sangat sederhana ini saja tak mampu membedakan, maka bagaimana mungkin akan mampu melakukan asesmen lalu merumuskan langkah secara serius dan terencana untuk membangun kompetensi pada diri peserta didik. Lebih sulit lagi membedakan antara peserta didik dengan murid, yakni orang/anak yang telah tumbuh dalam dirinya kehendak yang sangat kuat (iradah) terhadap ilmu, kebaikan dan kebenaran.

Belum lama berselang, kita mendengar unit Kerohanian Islam (Rohis) di sekolah disudutkan oleh sejumlah pihak dengan tuduhan tak sedap: rohis melahirkan teroris. Tetapi qadarullah, fitnah terhadap anak-anak yang bersemangat untuk beriman segera berbalik. Kita terbelalak oleh kasus pembunuhan yang amat mengerikan. Di Purbalingga, siswa SMP membunuh temannya. Di Jakarta, pelajar SMA menghabisi nyawa rekannya. Sesudah itu, orang-orang dengan panik berkata, tambah pelajaran agama. Padahal ini tak menyelesaikan masalah jika pendidikan agama hanyalah berisi pengetahuan tentang agama. Penambahan jam untuk pelajaran agama hanya akan bermanfaat hanya jika ia menitikberatkan pada proses pendidikan agar anak-anak itu BERagama dengan baik; mengimani dengan sebenar-benar iman, menumbuhkan kecintaan kepada Allah Ta’ala dan rasul-Nya serta apa-apa yang dituntunkan, beribadah hanya untuk Allah Ta’ala sesuai perintah-Nya, dan sesudah itu berakhlak sesuai tuntunan.

Tak bermanfaat penambahan jam pelajaran agama, kecuali jika kita secara serius menanamkan perasaan senantiasa diawasi (muraqabah) oleh Allah ‘Azza wa Jalla; harap dan takut yang amat kuat kepada-Nya serta dorongan untuk bersungguh-sungguh mengerjakan hal-hal bermanfaat yang Allah Ta’ala ridhai. Muraqabah ini merupakan penguat untuk menumbuhkan dorongan kepada anak agar senantiasa berlari mendekat kepada Allah subhanahu wa ta’ala (taqarrub). Ini akan lebih mengena lagi pada saat siswa memasuki masa menjelang dewasa (SLTP-SLTA). Di rentang usia ini, ada 3 hal yang paling menonjol: kecenderungan menyukai lawan jenis, dorongan untuk mandiri dan menunjukkan eksistensi diri, serta bangkitnya idealisme yang salah satu wujudnya mereka banyak mempertanyakan hal-hal mendasar.

Remaja sama sekali tak perlu mengalami krisis identitas jika pendidikan di usia sebelumnya beres.

Pertanyaannya, siapakah akan menjadi guru pendidikan agama bagi anak-anak kita? Teringat saya ketika suatu hari mengisi workhop untuk para guru PAI di sebuah daerah di Riau. Kesediaan mereka belajar sangat rendah ketika itu. Adab bermajelisnya sangat buruk. Mereka sibuk merokok di saat presentasi berlangsung. Tak ada yang lebih menarik perhatian mereka melebihi uang saku dari panitia, kecuali setelah saya ajak mereka untuk menghitung usia dan membayangkan takdir atas anak-anak mereka.

Dan ini bukan peristiwa satu-satunya. Pertanyaannya, jika pengajarnya separah itu, apa yang dapat kita harapkan untuk kebaikan anak-anak kita? Langkah kita menyekolahkan anak termasuk kebaikan ataukah justru kecerobohan?

*****

Terdiam. Merenungi sejenak tentang pendidikan di negeri kita yang semata wayang, terasa betul betapa banyak hal penting dan mendasar yang hilang. Sulit membayangkan.... Amat sangat sulit membayangkan bahwa negeri ini memiliki visi yang sangat kuat dan jelas, jauh ke depan? Adakah pendidikan di negeri ini mempersiapkan kebijakan, kurikulum dan guru untuk melahirkan lulusan yang jelas gambarannya untuk mengelola negeri ini 50 tahun yang akan datang? Sudahkah guru-guru kita terobsesi dengan output profile yang kita rumuskan, lalu kita rindukan dengan sungguh-sungguh seraya berdo’a di penghujung malam? Ataukah kegembiraan para guru sendiri justru hanya sebatas pada peningkatan pendapatan dan tunjangan?

Betapa sedih mendengar bagaimana kita selalu mempersalahkan pihak luar atas terjadinya penikaman oleh pelajar kita? Ada dua pertanyaan penting di sini.
Pertama, apa yang salah sehingga pihak luar yang tidak lain adalah warga bangsa Indonesia mengompori (jika benar demikian) pelajar itu untuk melakukan kejahatan? Sudah seburuk itukah negeri ini? Sedemikian sulitkah kita mempercayai sesama kita, sebagaimana sulitnya mempercayai jam terbang berbagai maskapai?
Kedua, sedemikian rapuhkah pendidikan di negeri ini sehingga anak-anak itu mudah terpengaruh, mudah terprovokasi oleh “pihak luar”? Apakah anak-anak itu tak pernah memperoleh ta’dib (proses pendidikan untuk membentuk adab) tatkala mereka berada di jenjang TK, SD, SLTP dan SLTA? Apakah guru dan sekolah tidak membangun orientasi hidup dan orientasi belajar yang kuat dan jelas semenjak mereka berada di jenjang pendidikan dasar? Padahal, seharusnya sekolah telah dan terus membentuk-membangun orientasi belajar maupun orientasi hidup ini? Dan ini bukan menjadi materi pelajaran khusus.

Anak usia 10 tahun bahkan sudah dapat kita ajak untuk memikirkan akan berbuat apa mereka kelak di usia 40 tahun. Jika mereka telah memiliki arah yang jelas, dan lebih mendasar lagi missi hidup yang jelas, rasanya sulit membayangkan anak-anak itu akan banyak membuang-buang waktu untuk hal yang tercela.

Astaghfirullah...

Melihat kacaunya moralitas anak-anak, negeri ini segera mencanangkan pendidikan karakter. Tetapi, lagi-lagi ini sangat terasa sebagai kebijakan panik tanpa missi yang jelas, tanpa visi yang kuat. Maka, kita melihat rumusan dan implementasi pendidikan karakter yang amat sangat mengenaskan bahkan hingga level perguruan tinggi.

Bayangkan, ada perguruan tinggi yang menerapkan, jika mahasiswa tingkat kehadirannya 100% dan ia berpakain “sopan”, nilai “karakternya” A. | Ya Allah...., miris rasanya. Ini bukan karakter. Sama sekali ini bukan karakter. Tapi bagaimana bisa demikian? Tidak jawaban lain kecuali bahwa kita telah demikian malas belajar. Nah, jika pendidiknya saja malas belajar, lalu bagaimana anak didiknya?

Kita perhatikan betapa banyak yang amat sangat rancu merumuskan pendidikan, bahkan di tingkat pengambil kebijakan. Nyaris tak percaya, tapi itu yang terjadi. Bagaimana mungkin gemar membaca dianggap karakter? Ini kebiasaan (habit). Bukan karakter. Jika ta’rif (rumusan) sudah salah, pasti implementasinya juga salah. Semakin ke bawah, semakin parah. Bayangkan, pengambil kebijakan saja amat sangat banyak yang tidak dapat membedakan antara temperamen, karakter, perilaku, kebiasaan, budaya dan ciri khas (karakteristik).

Apakah pendidikan kita telah sedemikian mengerikan?

Ketika orang sedang mengalami kebingungan, maka kita juga dapati para trainer memanfaatkan kebodohan ini dengan membawa kebodohan yang lebih besar. Mereka menawarkan tes sidik jari dan sejenisnya yang sungguh amat sangat tidak dapat dipertanggungjawabkan. Ini pseudoscience! Sidik jari hanya dapat mengungkap siapa yang mencuri jambu di belakang rumah kita. Bukan mengapa ia mencuri jambu.

Tes sidik jari hanyalah contoh dari sekian banyak produk training yang merusak. Nanti kita juga akan melihat training asal-asalan tentang karakter. Ada yang menyajikan 20 Karakter Dasar, tetapi yang dimaksud bukan karakter. | Diam-diam bertanya, apakah para trainer karakter itu tak membaca literatur tentang karakter?


*****

Ketika pelajar sudah melakukan kejahatan berupa pembunuhan, maka buru-buru diwacanakan penambahan jam pelajaran. Seakan jika waktu anak banyak di sekolah, mereka tak lagi punya keinginan untuk melakukan keburukan. | Sekali lagi, sangat terasa, ini wacana yang muncul begitu saja tanpa kajian mendalam. Jika diterapkan, sungguh ini akan menjadi deretan panjang kebijakan panik.

Sekolah sepenuh hari (full day) sebenarnya bukan hal baru. Berbagai sekolah Islam telah melakukannya. Tapi tanpa konsep yang jelas, guru-guru yang berdedikasi tinggi serta memiliki komitmen kuat, sekolah sepenuh hari justru hanya akan menjadikan anak-anak itu mengalami kepenatan secara mental. Jika ini terjadi, akibatnya akan jauh lebih buruk dari yang sekarang ini terjadi....

Ditambah atau dikurangi jam pelajarannya, sama sekali tidak masalah jika........kebijakan ini memiliki landasan yang kuat, tujuan yang jelas dan tidak kalah pentingnya penerapan yang tepat. Tanpa itu, kita akan menambah dan menumpuk masalah lebih ruwet lagi.

Sesudah itu, ada yang mewacanakan untuk meniadakan mata pelajaran IPA dan IPS. Diganti mata pelajaran sikap, kedisiplinan dan kejujuran. Pertanyaannya, apakah ini akan bermanfaat?

Anak-anak kita memang mempelajari terlalu banyak mata pelajaran. Merujuk buku Those Who Can, Teach (Mereka Yang Bisa, Mengajarlah), sekolah dengan jumlah mata pelajaran yang sangat banyak merupakan ciri pokok sekolah birokratis, yakni sekolah yang tujuan utamanya melahirkan manusia patuh birokrasi, tak mampu berpikir kritis dan miskin kreativitas. Ini biasanya berkembang di negeri-negeri terbelakang maupun negara berkembang untuk melanggengkan kekuasaan. Saya berharap, banyak pelajaran di sekolah dasar di negeri kita bukan karena alasan ini. Saya berharap bertumpuknya mata pelajaran tak berguna itu semata karena awam soal pendidikan saja.

Kembali ke soal penghapusan mata pelajaran IPA dan IPS, lalu menggantinya dengan pelajaran sikap, kedisiplinan dan kejujuran. Pertanyaannya, apa manfaatnya pelajaran itu jika disajikan sebagai materi pengetahuan kognitif? Bukankah seharusnya setiap guru seharusnya memiliki kemampuan untuk membangun 3 hal tersebut? Itu pun sebenarnya tidak cukup.

Sebagian di antara Anda mungkin ada yang pernah mengikuti diskusi pendidikan bersama saya. Salah satu hal yang sering saya sampaikan adalah: mencontek bukan pelanggaran. Mencontek itu kejahatan.

*****
Betapa ruwet pendidikan di negeri ini. Kita patut menangis dan bersedih karenanya.

Sering ketika saya datang ke berbagai daerah, guru mengeluh menghadapi muridnya yang bertingkah. Tapi langkah yang dilakukannya adalah menyerahkan kepada guru BK (Bimbingan & Konseling) alias BP (Bimbingan dan Penyuluhan). Padahal, tak sedikit tingkah tak sedap dari siswa di kelas merupakan problem yang seharusnya diselesaikan langsung oleh guru. Masalahnya, mereka tak memiliki kemampuan untuk menjadi guru yang disegani. Mereka menyerahkan ke BK yang sebenarnya bertugas membimbing siswa menemui keunggulan diri atau memberi konseling untuk problem psikis yang bersifat personal.

Banyak guru tak lagi memberi sanksi karena konon dilarang. Konon itu tak sesuai dengan pendidikan modern. Tapi ketika saya tunjukkan berbagai literatur tentang pengelolaan kelas terbitan terbaru, mereka terhenyak dan bingung. Banyak guru yang pusing karena mereka dilarang untuk melarang karena tidak sesuai dengan cara kerja otak. Padahal Al-Qur’an telah menunjukkan nasehat terbaik orangtua yang justru berisi larangan.

Meniadakan sanksi, sebagaimana juga memberi sanksi, maupun hal-hal lain dalam pendidikan memerlukan ilmu. Bahkan, kita perlu ilmu untuk menyampaikan ilmu.

Banyak hal yang ingin saya perbincangkan. Mohon maaf jika tulisan ini tak tersusun secara rapi. Nasehati saya. Ingatkan saya. Semoga tulisan sederhana ini ada manfaatnya.

Penulis mantan pembantu dan tukang nimbrung di sebuah SD di Yogyakarta, mantan pengurus komite di sebuah SD lainnya di Sleman, penulis Kolom Parenting Majalah Hidayatullah
sumber:hidayatullah.com

11 September 2012

5 Rahasia Menuju Sukses Secara Finansial

1. Buat rencana

img
Keamanan finansial tidak akan terjadi dengan tidak sengaja dan tak akan terjadi dalam semalam. Seperti bisnis yang punya gol triwulan, target pendapatan tahunan dan rencana bisnis lima tahun, Anda juga perlu menata hidup dengan membuat strategi jangka panjang yang terdiri dari serangkaian aksi dan gol jangka pendek. Kesuksesan jarang terjadi karena kebetulan. Anda harus punya rencana.


2. Investasi di diri sendiri

img
Saat bisnis ingin tumbuh, mereka berinvestasi dalam diri sendiri. Logika yang sama berlaku untuk individu. Ketika Anda mulai karir, investasi di pendidikan bisa menyediakan kesempatan untuk meningkatkan potensi pendapatan seumur hidup Anda.

Masuk kuliah bisa membuat Anda terlihat lebih menarik dan mendapat gaji lebih besar di dunia ketenagakerjaan. Jika suatu kondisi atau minat pribadi membuat pendidikan bukan pilihan utama bagi Anda, pertimbangkan membangun bisnis.

Pengusaha dari segala macam masa lalu telah terbukti bisa membangun bisnis yang sukses. Bekerja untuk diri sendiri memberikan kepuasan lebih, uang lebih dan kendali lebih terhadap stabilitas pekerjaan dibanding bekerja untuk orang lain.

Perlu diingat bahwa berinvestasi di diri sendiri bukanlah usaha satu kali. Pikirkan dari sudut pandang bisnis. Investasi di riset dan teknologi, infrastruktur dan bangunan fisik merupakan bagian kemajuan bisnis.

Menyesuaikan laju dengan waktu dan kompetisi merupakan bagian dari proses naik ke jenjang berikutnya. Melihat situasi dari sudut pandang pribadi, jika Anda punya gelar sarjana, kembali ke sekolah di tingkat karir menengah bisa meningkatkan kepercayaan dan membantu Anda bersaing.


3. Keluar dari lilitan utang

img
Pengelolaan utang merupakan latihan penting untuk semua bisnis sukses dan ada alasan untuk istilah ‘uang tunai adalah raja’. Jadilah berbeda. Lawan tren. Jangan menumpuk utang dengan tipikal konsumerisme.

Biaya pendidikan dan tempat tinggal biasanya jauh di atas kemampuan orang untuk membayar tunai. Selain kedua hal itu, jika Anda tidak bisa bayar tunai, maka jangan beli. Antara pendidikan dan rumah, bayar biaya pendidikan dulu sebelum membeli rumah.

Untuk rumah, jangan melonggarkan anggaran Anda. Beli apa yang sesuai dengan kemampuan Anda dan lunasi secepatnya. Lupakan nasehat tentang utang baik dan utang buruk. Semua utang itu buruk.

Ada daftar panjang investor-investor yang terjerat secara finansial. Mereka tadinya merasa punya ide cemerlang: berutang untuk investasi yang akan menghasilkan imbal hasil lebih besar daripada suku bunga utang. Tapi ternyata teori itu tidak berhasil.
Jika Anda seorang pengusaha, utang mungkin alat yang penting. Menaruh uang Anda di aset berharga itu berbeda dengan menggunakan utang untuk membeli mobil baru, jalan-jalan dan beli pakaian.

Membayar bunga di barang konsumerisme itu buang-buang uang dan melemahkan fondasi finansial Anda. Berinvestasi di bisnis Anda merupakan cara untuk meningkatkan pendapatan potensial.


4. Temukan rekan yang satu pikiran

img
Menikah bisa memberikan dorongan yang hebat dalam kehidupan finansial Anda. Meskipun beberapa pernikahan justru berakhir karena masalah uang. Berbagi nilai adalah kunci menuju kesuksesan. Meski hal ini tidak terdengar romantis, memiliki pandangan yang sama tentang uang akan menciptakan masa depan finansial yang sama-sama aman dan pernikahan bahagia.

Tidak banyak pasangan di sidang perceraian yang mengeluh mengenai fakta bahwa mereka aman secara finansial, bebas utang dan sukses. Lakukan pendekatan aspek finansial pernikahan layaknya bisnis. Rencanakan bersama dan belanja bersama.

Buat keputusan tentang utang dan kredit sebagai satu tim. Jika salah satu anggota membuka kartu kredit dan anggota lain melakukan dua pekerjaan untuk membayar utang, tim ini menuju masalah. Menabunglah bersama.

Tetapkan gol hidup dari satu pendapatan sementara menggunakan pendapatan yang lain untuk membayar utang. Ketika Anda bebas utang, hiduplah dari pendapatan yang lebih rendah dan investasikan sisanya.

5. Bersabarlah

img
Hal-hal buruk terjadi pada orang baik. Meski sudah merencanakan yang terbaik, hal buruk bisa terjadi. Kehilangan pekerjaan, investasi gagal, tragedi menghantam dalam skala kecil maupun besar. Bersabarlah. Jangan biarkan kemunduran kecil sesaat mengalihkan fokus Anda dari gol jangka panjang.

sumber: detik.finance

31 Juli 2012

Puasa Dapat Keluarkan Racun dari Tubuh


KOMPAS/IWAN SETIYAWAN
Pesantren Kilat Ramadhan - Anak-anak belajar shalat saat mengikuti pesantren kilat Ramadhan di Madrasah Istiqlal di Komplkes Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin (23/7/2012). Pesantren kilat digelar selama tiga minggu untuk anak-anak usia 3-6 tahun yang akan mengajarkan cara berdoa, beribadah, dan membaca Al Quran.

KOMPAS.com - Cobalah ingat-ingat. Dalam beberapa hari terakhir apakah Anda sering sakit kepala? Terganggu oleh sariawan? Kulit bermasalah? Tubuh cepat lelah? Jika iya, berhati-hatilah. Menurut Andang Widhawari Gunawan, konsultan gizi dan penggagas Food Combining, kondisi itu menandakan adanya tumpukan toksin di dalam tubuh Anda.
Toksin atau racun, tentu harus dikeluarkan dari tubuh. Jika jumlahnya sudah berlebih, ia akan menumpuk dan menyebabkan toksemia (kondisi keracunan dalam darah). Jangan aggap enteng toksemia sebab ia berkaitan dengan hampir semua penyakit degeneratif.
Penjelasan singkatnya begini: Sel-sel tubuh kita memperoleh makanan dari darah, sedangkan darah memperolehnya dari usus. Usus menyerap makanan dari setiap zat yang kita konsumsi. Jika ada racun dalam saluran usus, racun akan terserap dan ikut beredar bersama darah ke setiap sel-sel tubuh.
Racun bisa berasal dari dalam (endogenus) atau dari luar (eksogenus). Yang dari dalam misalnya sisa metabolisme, radikal bebas, produksi hormon berlebihan akibat stres, gangguan fungsi hormon, dan bakteri penyakit yang sudah ada di dalam tubuh. Jadi, makanan yang kita konsumsi untuk mencukupi kebutuhan gizi ternyata mengandung racun terselubung yang tidak kita sadari. Sedangkan faktor eksogenus diantaranya polutan, obat-obatan, hormon pada ternak, produk susu, makanan yang diproses, lemak trans, dan mikroba.
Sebenarnya tubuh sudah memiliki mekanisme sendiri dalam menangani toksin ini. Berkeringat, berkencing, dan buang air besar merupakan detoksifikasi atau pengeluaran racun dari tubuh secara alamiah. Hanya saja, cara ini tidak serta merta menuntaskan masalah. Ada saja penyebab yang membuat mekanisme alamiah tadi terganggu.
"Bayangkan saja jika sehari saja kita mengalami gangguan buang air besar. Atau tidak lancar. Berarti tubuh kita menyimpan racun satu hari. Jika berhari-hari otomatis racun menumpuk dan mengendap. Jadi, melalui buang air atau berkeringat saja ternyata tidak cukup," jelas Andang. Untuk itulah kita harus melakukan detoksifikasi secara berkala.
Perbanyak konsumsi sayur
Detoksifikasi yang benar merupakan jawaban bagi tubuh untuk memperoleh zat-zat gizi yang tepat dan memberi kesempatan tubuh untuk lebih leluasa melakukan pembuangan. Organ yang berperan dalam proses detoksifikasi adalah liver dan saluran usus.
Detoksifikasi yang hanya fokus pada pengeluaran racun saja sangat berbahaya sebab memberi tekanan pada kedua organ tadi. Jadi, selain mengeluarkan racun, detoksifikasi juga harus memberi makanan dan mendukung kerja organ-organ tadi.
Ada dua sistem detoks. Yang pertama detoks xenobiotik, yakni proses menetralisir toksin dari bahan kimia dan logam berbahaya yang berasal dari makanan dan udara. Sistem kedua adalah detoks antioksidan yang membersihkan zat reaktif terhadap oksigen atau radikal bebas seperti sinar ultraviolet, rokok, dan asap hasil pembakaran.
Sesungguhnya, puasa yang telah dilakukan bulan Ramadhan merupakan cara mudah dan aman berdetoks. Detoksifikasi sebaiknya dilakukan sekali dalam setahun selama 30 - 40 hari. Ini hanya ancar-ancar saja.
Semakin kita tidak sehat tentu semakin sering dan lama waktu yang diperlukan untuk proses detoksifikasi. Agar tidak kaget jika harus berpuasa selama 30 - 40 hari, berlatihlah untuk berpuasa dua hari dalam seminggu.

Saat berpuasa, secara alamiah usus akan membersihkan diri. Di saat yang sama, organ tubuh lainnya seperti hati dan lambung akan beristirahat. Hati - organ terbesar dalam tubuh - memang memiliki tugas yang berat.
Hati menjadi tempat menyaring segala sesuatu yang dikonsumsi maupun dihirup manusia, termasuk yang diserap dari permukaan kulit. Dengan berpuasa, tentu ada jeda sekian jam bagi hati untuk beristirahat. Sedangkan lambung merupakan keranjang makanan yang tidak protes meski yang masuk adalah makanan "jelek".
Bagi pemula, mulailah melakukan proses detoksifikasi dengan lebih banyak mengonsumsi sayur dan buah segar. Jenis makanan ini memiliki kandungan air dan serat yang tinggi sehingga membantu melancarkan pembuangan racun dari usus. Di samping itu juga sarat dengan vitamin, mineral, dan antioksidan yang sangat diperlukan organ-organ pendetoks tadi.
Selanjutnya lakukanlah puasa dan jika membutuhkan, asuplah suplemen khusus detoks. Dalam memilih suplemen, sebaiknya yang mengandung bahan makanan organik. Kurangi semua makanan pembentuk asam selama 3 - 7 hari sebelum melakukan detoks.
Begitu juga selama menjalani puasa, tahan dulu keinginan untuk mengonsumsi makanan pembentuk asam tadi. Makanan pembentuk asam adalah makanan yang mengandung protein (hewani), pati, dan lemak (untuk lengkapnya lihat boks). Efek bagi tubuh adalah munculnya asidosis, yakni penurunan keasaman darah (di bawah 7,35).

Proses pengeluaran racun pada awalnya terasa lamban. Terlebih bila racun sudah terbentuk lama. Proses pengeluarannya juga butuh waktu lama. Proses detoksifikasi yang baik memang butuh waktu, tapi hasilnya lebih tahan lama. Jangan terkejut dengan perubahan di dalam tubuh saat menjalani detoksifikasi. Dalam terapi pengobatan alami, reaksi tubuh seperti ini disebut sebagai healing crisis.
Bentuk dan manifestasinya berbeda-beda tiap orang. Beberapa contoh misalnya warna urine berubah menjadi lebih keruh dan berbau menyengat; sering kentut dengan bau sangat menusuk; pusing, mual, nyeri sendi/otot, batuk atau flu; dan kotoran banyak disertai dengan mukus atau lendir yang cukup pekat.
Puasa 40 hari
Reaksi tadi biasanya muncul pada hari ketiga dan tidak berlangsung lama. Paling beberapa hari saja. Saat healing crisis muncul, jangan mengonsumsi obat-obatan apa pun. Jika tidak yakin dengan apa yang Anda rasakan, lebih baik berkonsultasi dengan ahli terapi nutrisi atau dokter yang mengerti soal terapi nutrisi.

Untuk mengatasi reaksi detoks, lakukanlah hal-hal berikut. (a) Istirahat di tempat sejuk dan memiliki sirkulasi udara yang baik. (b) Tidak berpanas-panas di bawah terik matahari. (c) Tidak melakukan aktivitas yang menghabiskan energi seperti berjalan jauh, olahraga berat, atau berhubungan seksual. (d) Sering minum, tetapi hanya boleh minum air putih dan jus buah segar. Warna urin yang keruh boleh jadi karena tubuh kekurangan cairan.
Selama krisis penyembuhan tadi, hindari makanan berat seperti daging, nasi, dan makanan berlemak. Begitu juga dengan paparan pestisida. Yang terpenting, bersabarlah. Apalagi bagi mereka yang racunnya sudah terbentuk sejak lama tentu butuh waktu lama juga untuk membersihkannya. Bayangkan saja ketika Anda harus membersihkan kerak kotoran yang sudah lama menempel di lantai kamar mandi.
Proses detoksifikasi sendiri memang berliku. Ada lima tahapan yang berlangsung dalam 40 hari. Tahap pertama berlangsung selama dua hari. Pada tahap ini kadar gula darah turun sampai di bawah 70 mg/dl. Untuk kembali normal, glikogen dari lever diubah menjadi glukosa dan dilepaskan ke darah. Glikogen juga bisa diambil dari otot, yang berakibat tubuh menjadi lemas.
Untuk menghemat energi maka Basal Metabolic Rate (BMR) turun sehingga denyut jantung melambat dan tekanan darah pun turun. Healing crisis muncul pada tahap ini: sakit kepala, pusing, mual, nafas bau, mata berkabut, dan lidah terasa tebal. Tahap ini mungkin ditandai dengan rasa lapar yang sangat kuat.
Tahap kedua yang berlangsung pada hari ketiga sampai hari ketujuh, tubuh sudah mulai menyesuaikan diri dengan kondisi puasa. Sistem pencernaan istirahat dan memusatkan energinya pada pembersihan dan penyembuhan. Lemak diurai untuk melepas gliserol yang akan diubah menjadi gliserol. Oskidasi lemak menghasilkan keton-keton yang menekan selera makan.
Kulit pun lebih berminyak (bahkan bisa muncul jerawat atau bisul) karena lemak-lemak rusak mulai dikeluarkan dari dalam tubuh. Organ-organ pembersihnya pun mulai diperbaiki, termasuk paru-paru. Jadi, kalau paru-paru terasa nyeri jangan takut. Perbaikan juga menyentuh usus besar sehingga plak pada dindingnya mulai lunak dan lepas. Nafas masih bau dan lidah masih terasa tebal.
Seminggu kemudian (hari ke-8 sampai ke-15) merupakan tahap ketiga, ditandai dengan peningkatan energi, pikiran lebih jernih, dan tubuh terasa lebih fit. Bekas luka lama mungkin menganggu dan menimbulkan nyeri karena kemampuan menyembuhkan dari tubuh meningkat selama proses detoksifikasi ini. Sel-sel darah putih mengeluarkan zat yang dapat melarutkan sel-sel mati.
Zat inilah yang menimbulkan rasa nyeri pada saraf di sekitar bekas luka tadi. Nyeri ini justru menjadi penanda bahwa proses penyembuhan hampir mencapai finish. Nyeri dan tegang juga muncul pada otot akibat iritasi toksin, terutama di kaki sebab toksin berkumpul di kaki. Persoalan lain yang muncul pada tahap ini adalah sariawan akibat bakteri berlebihan di mulut. Penyelesaiannya gampang: kumur dengan air garam.

Sisa hari sampai detoksifikasi selesai adalah tahap keempat. Tubuh sudah beradaptasi dengan proses detoks sehingga energi pun meningkat dan pikiran lebih jernih. Pikiran jernih mungkin terasa setelah hari ke-20. Emosi menjadi stabil, daya ingat dan konsentrasi meningkat.
Tubuh telah bekerja pada kapasitas maksimum dalam mengganti sel-sel yang rusak. Keseimbangan homeostatik mencapai tingkat optimal. Sistem getah bening sudah bersih, namun lendir bisa saja masih keluar melalui hidung dan tenggorokan. Gangguan nafas sudah hilang, begitu juga lidah sudah normal, berwarna merah muda. Jadi, sudah pede lagi.
Tahap kelima adalah buka puasa. Saat berbuka ini, makanan yang masuk akan melepaskan plak pada dinding usus yang sudah meluak. Toksin masuk ke darah dan keluar dari tubuh melalui usus besar.
Empedu membuang ampasnya melalui cairan emped dalam jumlah besan dan menyebabkan ingin segera buang air besar setelah makan. Mungkin saja diikuti dengan diare. Jika tak nyaman bisa dibantu dengan colon hydrotherapy.
Memang panjang dan tak nyaman (sepertinya) proses detoksifikasi. Namun ingatlah manfaat setelah itu: kulit menjadi bersih, sehat, kencang, dan lembut; berat badan turun; daya ingat meningkat; kadar gula darah, tekanan darah, fungsi liver, dan ginjal menjadi lebih baik; gejala-gejala penyakit seperti alergi, sakit kepala, kembung, dan sebagainya hilang; dan masih banyak lagi.
Jadi, mengapa tak diteruskan puasanya? Atau yang belum berpuasa, bisa berlatih puasa. (Agus Surono)

Sumber :
Editor :
Hindra

20 Februari 2012

18 Kebiasan Buruk yang Membuat Anda Susah Kaya

Jakarta - Uang sering membuat orang pusing dari waktu ke waktu. Beberapa orang berusaha melakukan hal yang bisa membuat uang semakin berharga, namun beberapa orang justru malah membiarkan uangnya hilang begitu saja.

Salah satunya adalah dengan melakukan beberapa hal tidak menguntungkan, seperti pemborosan dan tidak pernah menabung atau berinvestasi. Hal-hal percuma seperti ini yang membuat orang tidak sadar kalau kekayaannya akan lenyap dalam waktu singkat.

Berikut ini beberapa hal yang harus anda hindari atau berhenti lakukan jika sudah terjadi, karena bisa mengancam kesehatan finansial anda, seperti dikutip dari freefrombroke.com, Kamis (15/2/2012).

1. Tidak punya anggaran

Tidak punya anggaran sama sekali bisa berbahaya bagi kondisi finansial anda. Jangan sampai anda memutuskan untuk "pakai saja dulu uangnya, baru nanti kita hitung di akhir bulan."

2. Tidak punya gambaran untuk pengeluaran bulanan

Belum punya catatan anggaran, setidaknya anda harus punya perkiraaan biaya pengeluaran per bulan. Gambaran dan catatan pengeluaran itu perlu karena akan ada beberapa biaya yang sering tanpa sadar anda keluarkan.

3. Tidak punya investasi yang menghasilkan

Anda bisa mengucapkan selamat tinggal kepada kondisi finansial anda karena akan segera mati jika tidak punya satu pun investasi yang menguntungkan, minimal yang bisa menghasilkan uang meski hanya sedikit. Jangan pakai internet hanya untuk belanja online, tapi juga cari informasi mengenai instrumen investasi, dan berinvestasilah!

4. Tidak menyadari perkembangan ekonomi terkini

Meski mereka mendewakan uang (untuk dihambur-hamburkan), orang yang boros tidak akan tahu mengenai perkembangan ekonomi terakhir. Eropa krisis, oh? Indonesia masuk investment grade, apa itu? Barulah setelah uangnya habis, mereka sadar bahwa kelakuannya sia-sia.

5. Tidak menikmati karirnya tapi diam saja

Jika anda tidak suka dengan karir yang anda jalani, jangan diam saja, masih banyak pilihan karir di luar sana yang siap anda garap. Jika diteruskan, selain tidak produktif juga tidak membuat anda nyaman dalam mencari uang.

6. Tidak punya prioritas dalam finansial

Tentu saja, hal pertama yang dia lihat akan dia beli untuk orang-orang yang suka boros. Mereka tidak punya prioritas dalam hidupnya, bahkan untuk menabung sekalipun.

7. Sering ganti-ganti mobil

Membeli mobil, baik itu kredit atau tunai sebaiknya dilakukan dengan rencana jangka panjang. Jangan sampai, anda cuma membeli mobil dengan perkiraan kalau anda bosan tinggal beli lagi. Jangan biarkan perasaan gengsi anda menang dalam posisi seperti ini. Tak usah sombong karena tidak bagus secara finansial.

8. Tidak merawat barang

Orang yang boros tidak hanya karena sering menghamburkan uang, tidak menghargai barang yang dibeli pakai uang termasuk pemborosan. Bahkan, orang yang malas merawat barang biasanya tidak mau memperbaiki sesuatu jika rusak, tapi memilih untuk beli yang baru. Itulah kenapa biasanya mereka punya mobil baru, komputer baru, handphone baru.

9. Membeli TV layar datar berukuran raksasa

Semua orang pasti ingin tv raksasa di rumah supaya bisa merasa punya bioskop pribadi. Tapi, kalau anda berpikir jernih, uangnya bisa dipakai untuk keperluan lain. Tak perlu memaksakan diri sampai mencicil segala. Memangnya tidak ada layar datar yang berukuran lebih kecil? Dan bukankah tv tabung juga masih tersedia? Atau anda merasa ketinggalan jaman dengan tv model lama?

10. Langganan TV Kabel Premium

Siapa yang tidak suka dengan acara-acara HBO atau Fox? Sah-sah saja jika anda ingin berlangganan channel tersebut, tapi jangan sampai anda ingin berlangganan seluruh channel yang disediakan oleh operator kabel.

Bahkan, mereka akan memaksa anda berlangganan secara paket karena lebih murah, padahal tidak. Akui saja, tidak mungkin semua channel lainnya anda tonton juga setiap hari. Alangkah sayangnya jika anda menghabiskan Rp 1 juta sebulan hanya untuk tv berlangganan.

11. TV di setiap ruangan

Setelah punya tv raksasa dan TV berlangganan yang cukup mahal, anda masih ingin menikmati semua salurannya di setiap ruangan, maka anda memutuskan membeli TV untuk disimpan di tiap sudut rumah. Anda pasti senang menonton TV sampai tidak rela untuk ketinggalan setiap acaranya.

12. Sering makan di luar

Selain tidak sehat bagi tubuh, sering makan di luar juga membahayakan kesehatan finansial anda. Jangan sampai anda terbiasa disajikan makanan oleh orang lain padahal anda atau istri anda bisa menyiakan sendiri, dengan harga yang lebih murah.

13. Berganti-ganti ponsel

Sudah jelas, sering berganti-ganti ponsel (apalagi mengejar tren model terbaru) adalah pemborosan nomor wahid. Jika dipikir baik-baik, harga produk elektronik yang sudah dibeli tidak pernah naik, berbeda dengan rumah atau tanah.

Nilai barang yang anda beli akan berkurang seiring waktu. Anda akan sangat rugi kalau mencicil ponsel, begitu lunas, nilai sebenarnya sudah jauh berkurang dari harga awal. Biasanya, orang-orang seperti ini selalu mengaku tidak rugi karena mendapat kepuasan dari gonta-ganti ponsel.

14. Tidak pernah berolahraga

Apa hubungannya berolahraga dengan kondisi keuangan? Banyak. Tubuh yang sehat adalah aset yang harus dijaga baik-baik. Semakin anda sehat, semakin banyak kesempatan mencari uang. Jika anda sakit-sakitan, selain susah mencari uang juga anda harus mengeluarkan uang banyak untuk biaya perawatan.

15. Sering belanja baru bermerek terkenal

Pakaian terbaru dengan merek terkenal selalu menjadi musuh finansial anda. Jangan sampai tergoda dan terjebak untuk membelinya kecuali anda benar-benar butuh. Anda butuh merek? Mungkin saja, untuk mereka yang ingin dipandang oleh orang lain. Sesuaikan merek dengan kebutuhan.

16. Banyak beli hadiah untuk hari raya

Pernah dengar cerita orang yang terjerat utang kartu kredit hanya gara-gara lebaran kemarin terlalu banyak membeli barang untuk dibagi-bagi keluarga dan tetangga di kampung? Berbagi itu indah dan menghubungkan tali silaturahmi, tapi bukan berarti anda harus berkorban begitu banyak bukan?

17. Upgrade komputer setiap tahun

Orang yang boros senang mengganti-ganti komponen komputer sesering bayi mengganti popok. Mereka selalu punya alasan untuk membeli komponen baru setiap beberapa bulan sekali. Ya anda betul, komputernya bahkan tidak dipakai untuk membantu pekerjaan.

18. Punya banyak gadget

Punya banyak alat-alat elektronik (gadget) yang terkadang dengan fungsi yang sama. Ingin dengar musik, punya iPod atau MP3 player. Ingin main game, punya iPod Touch atau Sony Playstation Portable (PSP). Ingin berselancar di internet, punya iPad atau Samsung Galaxy Tab. Ingin baca buku, punya Kindle atau Kobo eReader. Kalau dipikir-pikir, semua fungsi tersebut bisa ditemukan di satu ponsel pintar saja.

Kesimpulan:

Kebiasan-kebiasaan seperti ini merupakan kabar buruk bagi kondisi finansial anda. Jika setelah membaca ini anda menemukan poin yang ternyata pernah anda lakukan, evaluasi kembali dan lakukan perubahan positif dalam hidup anda.
sumber:detikfinance

(ang/qom)